Tradisi Menyambut Ramadhan di Berbagai Negara

7 April 2021

Datangnya bulan Ramadhan sangat dinanti oleh umat Islam di seluruh dunia. Cara menyambutnya pun berbeda-beda. Di Indonesia saja, ada banyak sekali tradisi menyambut ramadhan. Sebagai contoh, di Boyolali terdapat tradisi Padusan dimana mereka akan beramai-ramai pergi ke air terjun atau sumber untuk mandi atau berendam dengan tujuan menyucikan diri. Ada juga masyarakat Riau yang ramai-ramai memenuhi sungai untuk melihat perlombaan dayung yang populer dengan nama Jalur Pacu. 

Lantas bagaimana dengan perayaan atau tradisi menyambut Ramadhan di berbagai negara di dunia? Simak rangkuman berikut ini 

Haq Al Laila – Arab

Kalau di budaya negara barat ada yang namanya Halloween, Arab punya yang serupa bernama Haq Al Laila. Konsep dari tradisi ini mirip yaitu anak-anak menggunakan baju adat dan berkeliling dari rumah ke rumah. Di setiap rumah biasanya akan disediakan permen, coklat atau kue manis. Tradisi ini biasanya dilakukan dua minggu sebelum hari Ramadhan tiba. Selain di Arab, tradisi serupa juga dilakukan di Kuwait dan Qatar. Di negara ini disebut dengan Garangao. 

Roadha Mas – Maldives

Memiliki alam yang indah, identik dengan liburan mewah, masyarakat Maldives ternyata hampir semua muslim. Hal ini sesuai dengan aturan pemerintah yang mewajibkan warganya menganut agama Islam. Islam sendiri baru masuk di Maldives sekitar abad 12. Nah, di negara ini ada sebuah tradisi bernama Roadha Mas ketika Ramadhan menjelang. Ini adalah tradisi dimana masyarakat lokal membuat dan membacakan puisi tiga baris atau Raivaru. 

Mengecat rumah – Maroko

Di Indonesia biasanya tradisi mengecat rumah dilakukan ketika lebaran menjelang. Berbeda dengan Maroko, dua hingga tiga minggu sebelum Ramadhan tiba mereka akan ramai-ramai mengecat rumah mereka. Ternyata ini memang tradisi menyambut Ramadhan di sana. Setelah dicat, rumah akan dibersihkan dan diatur hingga terlihat bersih dan rapi. Tujuan dari tradisi adalah untuk menjaga kebersihan yang mana dipercaya menjadi salah satu bagian dari iman. 

Al Siniya – Irak

Sebagian masyarakat Irak menyambut Ramadhan dengan cara yang berbeda yaitu dengan bermain games. Permainan ini bernama Al Siniya atau berarti baki. Dalam permainan ini akan ada sebuah baki berbentuk bulat, dadu dan 11 cangkir. Selanjutnya, pemain harus menemukan dadu yang disembunyikan di bawah cangkir. Umumnya, yang memainkan permainan ini adalah para pria. 

Fanous – Mesir

Kemerlip cahaya menghiasi rumah dan jalanan di Mesir pada hari-hari awal Ramadhan. Ini memang sebuah tradisi, namanya Fanous. Konon tradisi ini sudah dilakukan sejak abad ke-9 saat khalifah Muezz El Din El-Allah akan masuk Kairo. Karena ia tiba saat petang, masyarakat memasang lentera-lentera dengan lilin ini untuk menyambutnya. Kini, saat jaman sudah modern lilin digantikan dengan lampu. Lentera kini digantikan dengan lampu-lampu kaca berwarna-warni yang dirangkai dengan timah dan cincin kawat. 

Saharat Ramadiniyah – Aljazair

“Begadang boleh saja, kalau ada perlunya.” Kalau di Indonesia sih begitu ya? Ternyata dalam menyambut Ramadhan masyarakat Aljazair melakukan tradisi begadang bernama Saharat Ramadiniyah. Dalam tradisi ini mereka akan beramai-ramai begadang hingga waktu sahur tiba. Umumnya mereka akan makan-makan, minum teh atau kopi dan mendengarkan musik.

Memainkan Lodra – Albania

Lodra adalah sebutan untuk bedug di Albania, bedanya terbuat dari kulit kambing. Biasanya masyarakat Albania memainkan Lodra ketika Ramadhan tiba, terutama untuk membangunkan sahur atau berbuka puasa. Seringnya, Lodra ditabuh oleh kaum Gipsi. Mereka biasa diundang untuk sahur dan berbuka dan mendapatkan imbalan uang. Lodra akan hadir selama Ramadhan hingga Idul Fitri tiba. 

Nyekar – Indonesia

Saat Ramadhan sudah mendekat, biasanya pemakaman akan mulai padat dikunjungi. Ini memang merupakan sebuah tradisi, namanya nyekar. Masyarakat Indonesia datang dan mendoakan keluarga serta memberikan penghormatan untuk mereka yang sudah mendahului. Selain keluarga, tak jarang juga makam tokoh penting turut dikunjungi sebelum Ramadhan tiba. 

Itu dia beberapa tradisi menyambut Ramadhan di berbagai negara di dunia, salah satunya juga ada di Indonesia. Di daerahmu, ada tidak tradisi unik yang muncul ketika bulan Ramadhan akan datang? Ceritakan pada kami ya. 


Aplikasi MAQMUR hadir menemani hari-hari kita dalam mempersiapkan diri menyambut bulan Ramadhan dengan fitur Islami berupa pengingat shalat, al quran digital, alat qiblat, dan jurnal ibadah. Selain itu, aplikasi MAQMUR juga mengatur transaksi keuangan sesuai prinsip syariah untuk membayar zakat dan bersedekah. Jangan lupa install aplikasi MAQMUR dan menjadi bagian dari kami untuk Hijrah bersama Aplikasi Muslim MAQMUR.


Baca Juga:

Hikmah Puasa Ramadhan Sebagai Umat Islam

Keistimewaan Bulan Ramadhan Dibandingkan dengan Bulan Lainnya

Ide Kultum Ramadhan untuk Kalangan Millenial

Camilan yang Biasa Disantap Saat Berbuka Puasa

Deretan Artis yang Punya Kisah Inspiratif Hijrah dari Riba

Hal yang Membatalkan Puasa, Ramadhan Ini Bisa Yuk Puasa Penuh

Hikmah Puasa Ramadhan, Dari Pahala Hingga Kesehatan

Keutamaan Bulan Ramadhan, Dari Turunnya Al-Qur’an Hingga Malam Lailatul Qadar

Menjelang Puasa 2021, Ketahui Hukum Bayar Hutang Puasa

Ucapan Menyambut Ramadhan, Pas Untuk Diberikan Ke Keluarga dan Teman

5 Langkah untuk Memulai Hijrah secara Finansial

Apa Bedanya Bank Syariah dengan Bank Konvensional?

Apa Saja Produk Investasi Syariah dan Keuntungannya?

Baca Juga Artikel Terbaru Kami

Blog, Inspirasi Islami
Keutamaan Sholat Tepat Waktu dan Tips Melaksanakannya 6 December 2021
Blog, Inspirasi Islami
Doa Pagi Yang Berisi Permintaan Rasulullah 2 December 2021
Blog, Inspirasi Islami
Jangan Membaca Al-qur’an Dengan Niat Berikut Ini 30 November 2021