Ternyata Seperti Ini Cara Mengatur Keuangan Menurut Islam

1 June 2021

Islam ternyata mengajarkan banyak aspek dalam kehidupan, termasuk juga untuk perihal keuangan. Tujuannya agar setiap umat islam mencari atau mendapatkan rejeki dengan cara yang halal serta memanfaatkannya dengan baik dan tak berlebihan demi mencapai hidup yang berkah dan sejahtera. Tentang mengatur keuangan menurut Islam ini tertuang dalam banyak hadits dan ayat alquran, yang akan dibahas pada artikel berikut ini. 

Kamu ingin tahu bagaimana Islam memberikan ajaran dalam mengatur keuangan? Simak penjelasannya berikut ini. 

Tentang menabung dan keuangan menurut islam

Kamu pasti sering dengar ketika membahas tentang pengelolaan keuangan, sebagian dari penghasilan sebaiknya disisihkan untuk menabung. Ternyata, ini juga sudah lama menjadi salah satu ajaran agama Islam. Bahkan tentang menabung ini juga tercantum dalam hadits Rasulullah. 

“Simpanlah sebagian dari harta kamu untuk kebaikan masa depan kamu, karena itu jauh lebih baik bagimu.” (H.R Bukhari)

Tentang tidak berperilaku boros

Manusia adalah makhluk yang memiliki keinginan di luar kebutuhan. Dalam memenuhinya kadang kala manusia bisa lepas kendali sehingga menyebabkan perilaku berlebihan. Dalam keuangan misalnya, jika keinginan tidak bisa dikontrol bisa mengakibatkan perilaku boros. Tentu ini adalah perilaku yang tidak disarankan, bahkan dalam ajaran Islam saja seorang muslim dilarang berperilaku berlebih-lebihan. Hal ini juga tercantum dalam alquran yaitu surat Al-furqon ayat 67. 

“Dan orang-orang yang apabila membelanjakan (harta), mereka tidak berlebih-lebihan, dan tidak (pula) kikir, dan adalah pembelanjaan itu) di tengah-tengah antara yang demikian.” 

Tentang anjuran bersedekah

Selain memiliki ajaran tentang cara mengelola uang, Islam juga mengajarkan umatnya untuk membiasakan diri bersedekah. Tujuannya tak lain adalah untuk mensucikan harta yang dimiliki. Umumnya, anjuran bersedekah yang ada adalah menyisihkan 2,5% dari penghasilan setiap bulannya. Namun bisa juga dengan cara lain yang dinilai sesuai dengan kemampuan. Tentang anjuran bersedekah ini juga ada dalam hadits yang berbunyi, 

Bersedekahlah kalian, karena sesungguhnya sedekah dapat menambah harta yang banyak. Maka bersedekahlah kalian, niscaya Allah menyayangi kalian.”

INSTALL Maqmur Aplikasi Muslim Kiblat, Azan, Quran & Zakat Sekarang Juga

Tentang sebisa mungkin menghindari hutang

Dalam perjalanan hidup sering kali kita dihadapkan dengan keadaan mendesak yang membutuhkan biaya. Karena itu dalam pengelolaan keuangan biasanya kamu akan disarankan memiliki pos dana darurat. Hal ini dimaksudkan agar kamu tidak berhutang, meski dalam keadaan terdesak. Dalam Islam, ada juga anjuran untuk sebisa mungkin menghindari hutang piutang. Ini seperti yang diriwayatkan dalam sebuah hadits, “Barangsiapa utang uang kepada orang lain dan berniat akan mengembalikannya, maka Allah akan luluskan niatnya itu; tetapi barangsiapa mengambilnya dengan Niat akan membinasakan (tidak membayar), maka Allah akan merusakkan dia.” (Riwayat Bukhari)

Tentang aturan 1-1-1 dalam mengelola keuangan menurut islam

Berbicara tentang mengelola keuangan, ada satu aturan atau formula yang paling umum dipakai. Ialah aturan 50-30-20 atau 50% untuk kebutuhan, 30% untuk keinginan dan sisanya adalah untuk ditabung. Nah, hal ini juga serupa dengan yang diajarkan dalam Islam. Sahabat Nabi, Salman al-Farisi mempunyai aturan 1-1-1 dalam hal mengatur uang. Diceritakan bahwa ia memiliki pendapatan 3 dirham dari menjual anyaman. Dari pendapatannya tersebut, 1 dirham dipakai untuk kebutuhan, 1 dirham untuk sedekah dan sisanya untuk modal berdagang. 

Jika telah memahami cara atau ajaran Islam dalam mengatur keuangan di atas serta melaksanakannya, niscaya kamu bisa mengelola keuangan dengan mudah tapi juga tetap membawa berkah. Di samping itu, jangan lupa untuk selalu mencari rejeki di jalan yang halal. Hal ini sebagaimana yang disabdakan oleh Rasulullah SAW yaitu “Allah akan memberi rahmat bagi hambanya yang mencari rezeki yang halal dan menyedekahkan dengan kesengajaan, mendahulukan kebutuhan yang lebih penting, pada hari di mana ia dalam keadaan fakir dan memiliki hajat.”

Bagaimana cara mencari rejeki yang halal? Pertama, kamu tentu harus bekerja atau melakukan pekerjaan dari perusahaan yang legal dan halal. Lalu, pastikan dalam setiap transaksinya sesuai dengan prinsip syariah. Dan tak lupa, selalu sucikan hartamu dengan melakukan zakat atau sedekah yang kini bisa makin mudah dengan menggunakan aplikasi Maqmur. Tak hanya bisa digunakan untuk penunjuk arah kiblat serta penunjang ibadah membaca alquran dengan alquran digital, Maqmur juga sediakan layanan zakat serta kurban. Bahkan bertransaksi pulsa atau bayar tagihan juga sama dengan bersedekah loh dengan Maqmur. Install segera di ponselmu ya. 

Baca Juga Artikel Terbaru Kami

Blog, Inspirasi Islami
Selain Samawa, Ucapkan Ini Doa Untuk Pengantin Baru 22 October 2021
Blog, Inspirasi Islami
Marak Kabar Perceraian, Ini Doa Rumah Tangga Langgeng 21 October 2021
Blog, Inspirasi Islami
Rasulullah Sunnahkan 7 Hal Ini Saat Bangun Tidur 20 October 2021
Blog, Inspirasi Islami
Bulan Baik Untuk Menikah, Salah Satunya Bulan Ini 19 October 2021