Tahun Ini Ditiadakan, Begini Ternyata Sejarah Tradisi Mudik Lebaran di Indonesia

7 May 2021

Di Indonesia, mudik merupakan tradisi atau kebiasaan yang biasanya muncul menjelang hari raya keagamaan. Yang paling populer, tentu saja ketika hari raya idul fitri yang akan datang sebentar lagi. Sayangnya, tahun ini kita tidak bisa melakukan mudik sama seperti tahun sebelumnya Hal ini dikarenakan belum selesainya pandemi virus COVID-19.

Demi menekan pertambahan angka kasus COVID-19, pemerintah melalui Addendum Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021 mengeluarkan aturan tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri dan Upaya Pengendalian Covid-19 Selama Ramadhan. Larangan ini diberlakukan untuk periode 6 hingga 17 Mei 2021. Setelahnya, berlaku juga aturan pengetatan mudik yang berlaku hingga 24 Mei 2021. Bagi yang jauh dari keluarga, hal ini pasti bikin sedih karena lagi-lagi belum bisa bertemu dan bersilaturahmi. Namun demi kebaikan dan kesehatan bersama, kita tahan dulu ya keinginan untuk mudik.

Mengenai tradisi mudik, mungkin beberapa di antara kamu ada yang mengaitkannya dengan lebaran. Tidak salah memang karena libur lebaran yang panjang membuat mudik sering dilakukan di waktu-waktu ini. Tapi sebenarnya sejak kapan sih ada kebiasaan mudik saat lebaran? Berikut ini kami rangkumkan untukmu.

Asal kata mudik

Mudik dipercaya berasal dari kata ‘udik’ atau yang diartikan sebagai kampung. Karena itu, mudik sering kali dimaknai sebagai pulang kampung. Hal ini seperti yang disebutkan dalam Jurnal Maka Hidup Dibalik Tradisi Mudik Lebaran : Studi Fenomenologi Atas Pengalaman Pemudik dalam Merayakan Idul Fitri di Kampung Halaman yang dikutip dari Kumparan.

Dengan definisi ini, tepat rasanya jika mudik kemudian dilakukan oleh para perantau yang biasanya tinggal di kota besar. Di hari-hari menjelang hari raya, mereka akan kembali ke kampung halaman untuk merayakan lebaran bersama keluarga dan sanak saudara. Mudik sendiri bisa dilakukan dengan menggunakan transportasi umum, baik darat, laut dan udara atau transportasi pribadi.

Hal yang identik dengan tradisi mudik

Dengan mayoritas penduduk beragama Islam, tentu momen mudik punya kesan tersendiri. Bayangkan saja, sejumlah besar manusia melakukan pergerakan dari satu tempat ke tempat lain dalam waktu yang relatif sama. Hasilnya? Macet dan jalanan padat pasti kamu temui selama momen mudik. Entah di jalan tol atau jalur non tol, deretan panjang kendaraan jadi pemandangan biasa.

Selain itu, saat mudik biasanya ada beberapa tempat yang akan ramai. Bukan cuma tempat wisata, tapi warung pinggir jalan dan pom bensin. Hal unik lain yang ada saat mudik? Toilet dadakan di lokasi tak terduga. Hal-hal seperti ini yang mungkin akan kamu rindukan tahun ini ya?

Tradisi mudik di kampung halaman

Perjalanan panjang dan melelahkan akan langsung terbayar seketika sampai di kampung halaman. Bertemu dengan orang tua, kembali ke rumah di masa kecil dan menyantap masakan ibu atau nenek. Rindu yang ditempuh dengan lelah terbayarkan sudah. Setelah itu apa yang akan kamu lakukan di kampung halaman?

Selain merayakan hari lebaran bersama keluarga, beribadah sholat bersama hingga menyantap masakan lebaran ada juga hal lain yang biasanya dilakukan ketika mudik. Di antaranya adalah ikut melakukan takbir keliling, sungkeman, halal bihalal dengan keluarga besar hingga ziarah kubur.

Unduh Aplikasi MAQMUR Di Ponselmu Sekarang Juga

Kalau tahun ini tidak mudik, lebaran dirayakan dengan apa?

Tahun ini merupakan tahun kedua dimana sebagian orang tidak bisa merayakan mudik karena pandemi. Masih tingginya angka kasus positif dan meninggal virus ini membuat pemerintah akhirnya makin ketat memberikan larangan dan mengeluarkan aturan tentang peniadaan mudik. Meski dalam kenyataannya pasti masih ada saja yang nekat mudik dengan segala konsekuensinya.

Meski tidak mudik, kamu masih bisa kok tetap merayakan hari raya idul fitri. Dengan niat menjaga kesehatan orang tua dan keluarga terkasih, kamu bisa merayakan lebaran dengan silaturahmi virtual. Atau berkirim makanan serta kue kering lebaran sebagai pengganti kunjungan atau halal bihalal kepada sanak saudara. Niatkan dalam hati untuk ikhlas menjalani lebaran di rumah saja demi kebaikan bersama.

Selain itu, banyak juga kok kegiatan lebaran di rumah saja yang bisa kamu lakukan. Misalnya mungkin kamu bisa melakukan hobi dengan waktu yang lebih luang, bersedekah ke sekitar atau beribadah lainnya. Tak apa berkorban sedikit lagi dengan tidak mudik, ini juga merupakan tanda sayangmu kepada orang-orang tersayangmu.

Baca Juga Artikel Terbaru Kami

Blog, Inspirasi Islami
Lewat Depan Orang Shalat, Apa Hukumnya? 24 September 2021
Blog, Inspirasi Islami
Mengapa Harus Hafal Asmaul Husna? 22 September 2021
Blog, Inspirasi Islami
Tahan Emosi Saat Internet Lemot, Ini Balasan Bagi Orang Sabar 21 September 2021
Blog, Inspirasi Islami
Shalat Sunnah Ba’diyah, Ini Keutamaannya 18 September 2021