Sudah Tahu Apa Itu Zakat Perdagangan?

2 October 2021

Assalamualaikum Sahabat Maqmur,

Sebagai umat Islam kamu tentu sudah tahu bahwa membayar zakat wajib hukumnya bagi yang telah memenuhi syarat. Secara umum ada dua zakat yang mesti dibayarkan yakni zakat fitrah dan zakat mal. Nah, tapi kamu sudah tahu belum jika ada yang namanya zakat perdagangan? Jika belum, mari simak penjelasan dari sumber-sumber yang telah kami rangkumkan berikut ini.

Sesuai dengan namanya zakat perdagangan adalah zakat yang dikeluarkan dari harta perdagangan. Harta niaga atau perdagangan ini merupakan aset atau harta yang diperjualbelikan dengan tujuan mendapat keuntungan. Ini merupakan definisi yang tertulis dalam situs resmi Baznas. Dari definisi ini maka kita bisa menyimpulkan bahwa di dalam harta niaga ada dua motivasi yang mesti dicapai yakni bisnis (jual beli) dan keuntungan.

Dikutip dari NU Online, jenis zakat ini mencakup semua aktivitas bisnis yang mengandung komoditas perdagangan. Jadi untuk kamu yang memiliki bisnis pertokoan, grosir atau retail wajib menunaikannya. Sama seperti zakat fitrah dan zakat mal, zakat perdagangan juga memiliki rumus dalam perhitungannya. Pun ada nisab yang mesti dicapai terlebih dahulu.

Pada situs Baznas disebutkan bahwa nisab harta niaga sama dengan nisab untuk zakat mal yakni 85 gram emas. Tarif zakat yang diberlakukan pun juga sama yaitu 2,5%. Serta, harta yang dimiliki juga harus mencapai haul satu tahun terlebih dahulu. Nah untuk rumus hitung zakat perdagangan menurut Baznas adalah sebagai berikut:

2,5% x (aset lancar – hutang jangka pendek)

Aset lancar: Kekayaan perusahaan yang sifatnya mudah dicairkan atau mudah diubah menjadi uang tunai. Adapun yang bisa termasuk dalam aset lancar adalah kas, investasi, bank atau sumber lain yang mudah dicairkan, dijual atau dapat dinilai dengan uang.

Selain itu, ada juga rumus zakat perdagangan menurut NU Online yaitu:

(modal+ aset lancar – utang modal) x 2,5%

Pada NU Online juga dijelaskan masing-masing definisi istilah pada rumus di atas. Kami merangkumnya seperti ini:

Modal: Harta yang mempengaruhi keberadaan harta yang dijual dalam satu tahun buku.

Aset lancar / aktiva lancar: Dapat termasuk laba dagang dan piutang dagang

Utang modal: Utang produktif yang artinya digunakan untuk menambah jumlah harga niaga. Tidak termasuk utang untuk kepentingan seperti renovasi, menambah rak sebab bisa termasuk utang konsumtif.

Pada situs NU Online juga disebutkan bahwa ada beberapa catatan penting yang mesti diperhatikan. Di antaranya sebagai berikut:

  • Penambahan biaya yang membuat jumlah barang dagangan bertambah termasuk sebagai modal.
  • Standar nisab zakat adalah harga dari 77,5% gram emas.

Contoh Perhitungan Zakat Perdagangan

Dengan menggunakan rumus yang ada di situs Baznas, adapun contoh yang juga disebutkan sebagai berikut:

Jika A punya aset usaha bernilai Rp200,000,000,- dengan hutang jangka pendek Rp50,000,000,- lalu harga emas saat itu Rp622.000/gram, maka nisab zakatnya adalah Rp52.870.000. Maka A wajib membayar zakat perdagangan. Zakat yang mesti dibayarkan adalah 2,5% x (Rp200,000,000-Rp50,000,000,-) = Rp3,750,000,-

Ada juga contoh perhitungan zakat perdagangan dengan rumus yang ada di situs NU Online, yaitu:

A memiliki modal usaha Rp70,000,000, aset lancar Rp20,000,000 dan utang modal Rp20,000,000. Dari sana, total harta kas adalah modal + aset lancar – utang modal yang kemudian ditemukan Rp70,000,000. Angka ini sudah melebihi nisab oleh karena itu zakat yang mesti dibayar adalah 2,5% x Rp70,000,000 = Rp1,750,000

Kini kamu sudah tahu tentang zakat perdagangan. Jadi buatmu yang memiliki bisnis, silahkan menghitung dengan rumus di atas apakah kamu sudah wajib membayar zakat perdagangan atau belum ya. Selain itu, kamu juga bisa membayar zakat di MAQMUR loh. Mudah kan? Download aplikasinya sekarang ya!

Baca Juga Artikel Terbaru Kami

Blog, Inspirasi Islami
Keutamaan Sholat Tepat Waktu dan Tips Melaksanakannya 6 December 2021
Blog, Inspirasi Islami
Doa Pagi Yang Berisi Permintaan Rasulullah 2 December 2021
Blog, Inspirasi Islami
Jangan Membaca Al-qur’an Dengan Niat Berikut Ini 30 November 2021