Sholat Tanpa Wudhu, Memang Bisa?

29 July 2021

Dalam Islam, sholat adalah salah satu ibadah yang sepatutnya tidak ditinggalkan. Sholat, paling tidak, dapat dibedakan berdasarkan hukum pelaksanaannya yaitu wajib dan sunnah. Untuk sholat wajib sendiri, ada lima waktu yang mesti dilakukan sedang sholat sunnah ada banyak jenisnya. Sebelum sholat kita umumnya berwudhu terlebih dahulu. Namun bagaimana jika tidak menemukan air dan debu padahal sudah masuk waktu sholat? Apakah bisa sholat tanpa wudhu?

Sejatinya, sholat akan sempurna jika semua syarat sah dipenuhi terlebih dahulu. Jika ada salah satu yang tidak dipenuhi, dikhawatirkan sholat yang ditunaikan menjadi tidak sah. Meski begitu, jika waktu, tempat dan kondisi benar-benar tidak memungkinkan untuk semua syarat sah dilakukan maka ada sebuah sholat yang bisa dilakukan.

Namanya sholat Lihurmatil Waqti

Secara sederhana, sholat lihurmatil waqti adalah sholat yang dilakukan untuk menghormati waktu. Sebagaimana dijelaskan dalam kitab Majmu Syahril Muhadzdzab, sholat ini dilakukan saat :

  1. Tidak ditemukan media untuk bersuci yaitu air dan debu
  2. Keadaan tidak sempurna karena tidak dipenuhinya syarat dan rukun sholat.

Adapun sebuah hadits yang dijadikan dalil wajib untuk perihal ini. Hadits tersebut berbunyi :

“Sayyidah Aisyah meriwayatkan bahwa ia pernah meminjam kalung pada Asma’. Kemudian (kalung itu) hilang, maka Rasulullah mengutus seseorang untuk mencarinya. (Setelah kalung itu ditemukan) datanglah waktu shalat sedangkan ia dalam keadaan tidak mempunyai wudhu dan tidak menemukan air (untuk berwudhu), akhirnya mereka pun mengerjakan sholat (tanpa wudhu). Setelah kejadian itu, Allah menurunkan ayat tayamum.” (Imam Ahmad Salamah al-Qulyubi, Hasyiyata Qulyubi wa ‘Umairah, [Bairut: Darul Fikr, 2002], juz 1, h. 110).

Saat itu sahabat Nabi tetap melaksanakan sholat meski tidak memiliki wudhu sebab ia yakin bahwa sholat tetap wajib dilakukan. Ulama mazhab Syafi’i, Imam Ahmad, ahli hadits dan ulama mazhab Maliki pun berpendapat bahwa perkara ini boleh dilakukan sebab jikalau dilarang, sudah pasti Rasulullah mengingkarinya.

Penyebab boleh sholat tanpa wudhu

Ada empat hal yang bisa menjadi faktor mengapa sholat tanpa wudhu boleh dilaksanakan. Hal-hal tersebut adalah :

  • Tidak adanya sarana untuk bersuci baik air atau debu. Ini disebut juga dengan istilah faqiduth thahuraini.
  • Sedang dalam perjalanan dimana jika turun dari kendaraan tersebut untuk sholat ada kekhawatiran tertinggal rombongan atau kecurian.
  • Sedang dalam keadaan najis dan tidak menemukan debu untuk menghilangkannya atau tayamum. Sementara ada air pun tapi sangat diperlukan oleh orang yang bersamanya seperti dahaga.
  • Sedang disalib, dipasung atau diikat, di perahu dan sedang sakit dimana tidak bisa mengambil air atau ada air namun tidak bisa berwudhu.

Dengan empat kondisi tersebut, sholat lihurmati waqti bisa dilakukan. Hukumnya pun sah dan menggugurkan kewajiban sholat saat itu. Ini berarti jika setelah melakukan sholat lihurmati waqti kemudian orang tersebut meninggal, ia tidak dianggap meninggalkan sholat. Meski begitu, ada juga ulama mazhab Syafi’i yang berpendapat bahwa meski sudah sholat lihurmati waqti saat waktu dhuhur, orang tersebut tetap wajib mengulangi sholatnya ketika bertemu sarana untuk wudhu. Hal ini dikarenakan sholat tersebut hanyalah untuk menghormati sholat dan tidak menggantikan kewajiban sholat.

Sempurnakan ibadah dengan fitur islami di aplikasi Maqmur. Download sekarang juga!

Bacaan niat dan tata cara pelaksanaannya

Untuk melakukan sholat ini tentu saja harus diawali dengan bacaan niat terlebih dahulu. Niat untuk sholat lihurmati waqti adalah :

Ushallî fardladh dhuhri arba’a raka’âtin lihurmatil waqti lillâhi ta’âla  

Artinya, “Saya niat shalat Dhuhur empat rakaat sebab menghormat waktu karena Allah ta’ala.”

Bacaan niat tersebut adalah untuk niat sholat lihurmati waqti di waktu dhuhur. Kamu bisa mengganti lafal nama sholat dan jumlah rakaat untuk waktu sholat lainnya. Secara teknis, tata cara pelaksanaan sholat ini tak jauh beda dengan sholat pada umumnya. Diawali dengan takbir dan diakhiri dengan salam.

BACA : Amalan Puasa Senin Kamis, Dari Pahala Hingga Kesehatan

Baca Juga Artikel Terbaru Kami

Blog, Inspirasi Islami
Amalan Sunnah Hari Jumat Oleh Nabi Muhammad 15 September 2021
Blog, Inspirasi Islami
Baca Doa Dan Dzikir Ini Setelah Shalat Fardhu 14 September 2021
Blog, Inspirasi Islami
Doa Untuk Anak, Dapat Dibaca Setelah Shalat 13 September 2021