Sholat Jamaah di Rumah, Bagaimana Keutamaannya?

17 June 2021

Di era pandemi seperti sekarang ini, banyak kebiasaan baru yang muncul dan perlu penyesuaian untuk dilakukan. Salah satunya adalah tentang ibadah di tempat umum seperti masjid atau musholaa. Demi mengurangi angka penularan COVID-19, sholat jamaah di rumah lebih disarankan untuk dilakukan. Meski bisa juga tetap dilakukan asal tempat ibadah umum yang dipilih sudah mematuhi protokol kesehatan yang ketat.

Mengenai sholat jamaah sendiri disebut memang lebih baik ketimbang sholat sendirian. Ini sesuai dengan sebuah hadits riwayat Muslim yang berbunyi, “Sholat berjamaah lebih baik dua puluh tujuh derajat dibanding sholat sendirian.” Ini dikatakan oleh Rasulullah selepas menyelesaikan sholat isya hingga tengah malam. Sebesar itu pahala sholat berjamaah.

Hijrah Finansial, Tentukan Arah Kiblat dan Pasang Pengingat Sholat di Aplikasi MAQMUR

Mengenai Tempat Untuk Sholat Berjamaah

Sebenarnya tak ada aturan khusus untuk tempat dilaksanakannya sholat berjamaah. Setiap umat islam boleh melakukan sholat baik berjamaah atau sendirian dimana saja. Asalkan tempat tersebut suci dan memenuhi syarat untuk sahnya sholat. Ini sesuai dengan yang tercantum dalam salah satu poin dalam hadits di bawah.

Dari Jabir bin ‘Abdillah ra, Nabi Muhammad SAW bersabda, “Aku dianugerahi lima perkara yang tidak pernah diberikan seorang pun dari Rasul-Rasul sebelumku, yaitu:

“(1) aku diberikan pertolongan dengan takutnya musuh mendekatiku dari jarak sebulan perjalanan, (2) dijadikan bumi bagiku sebagai tempat sholat dan bersuci (untuk tayammum, pen.), maka siapa saja dari umatku yang mendapati waktu sholat, maka hendaklah ia sholat, (3) dihalalkan rampasan perang bagiku dan tidak dihalalkan kepada seorang Nabi pun sebelumku, (4) dan aku diberikan kekuasaan memberikan syafa’at (dengan izin Allah), (5) Nabi-Nabi diutus hanya untuk kaumnya saja sedangkan aku diutus untuk seluruh manusia.” (HR. Bukhari, no. 438 dan Muslim, no. 521, 523).

Keutamaan Sholat Jamaah di Rumah

Sebelumnya telah disebutkan bahwa sholat jamaah di masjid lebih bernilai daripada dilakukan di rumah. Namun, ada pendapat Imam an-Nawawi menyebutkan, “Ketika seorang laki-laki shalat di rumah bersama temannya, atau istrinya, atau anaknya, maka ia tetap memperolah keutamaan berjamaah. Akan tetapi, jika dilakukan di masjid, itu lebih utama. Ingatlah bahwa jamaah semakin banyak di masjid, itu tentu afdal.” (Raudhah Ath-Thalibin, 1:238)

Pandemi seperti yang terjadi sekarang ini bisa disebut sebagai uzur karena bisa menimbulkan bahaya. Karena itu meski harus berjamaah di rumah, kamu tetap akan mendapatkan pahala.

Sholat Jamaah di Masjid Dinilai Lebih Afdol?

Ada beberapa alasan mengapa sholat berjamaah di masjid dinilai lebih afdol ketimbang di rumah. Dua di antara adalah karena masjid merupakan tempat mulia nan suci. Di sini ibadah sholat baik wajib maupun sunnah dilakukan. Selain itu, dengan sholat di masjid sama dengan menunjukkan syiar agama islam terlebih dengan banyaknya jamaah di dalamnya.

Sebuah hadits yang cocok untuk pembahasan ini adalah hadits riwayat Bukhari dan Muslim, berbunyi :

Dari Zaid bin Tsabit ra, bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda, “Sholatlah kalian, wahai manusia, di rumah-rumah kalian, karena sebaik-baiknya sholat adalah sholat seseorang di rumahnya, kecuali sholat wajib.”

Mengenai Jumlah Jamaah di Rumah Atau Masjid, Mana Yang Lebih Utama?

Kamu mungkin baru tahu bahwa ternyata jumlah jamaah sholat ada kaitannya dengan keutamaannya. Dalam sebuah hadits disebutkan, dari Ubay bin Ka’ab ra, Rasulullah bersabda, ““Sholat seorang laki-laki bersama seorang laki-laki lebih baik daripada sholatnya seorang diri. Sholat seorang laki-laki bersama dua orang laki-laki lebih baik daripada sholat berdua saja. Jika jumlah jamaah lebih banyak, itu lebih disukai oleh Allah ‘azza wa jalla.” (HR. An-Nasai, no. 844; Ibnu Majah, no. 790. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan).

Dari hadits tersebut bisa kita simpulkan bahwa sholat jamaah dengan jumlah makmum yang lebih banyak dinilai lebih utama ketimbang yang sedikit. Ini berlaku baik untuk di masjid atau pun di rumah. Namun ternyata, ada pengecualian :

  1. Meski jumlah jamaah di masjid lebih sedikit daripada di rumah, sholat jamaah di masjid lebih utama
  2. Lebih baik sholat berjamaah di masjid terdekat meski jumlah jamaahnya lebih sedikit dari berjamaah banyak namun di masjid yang lebih jauh.
  3. Untuk wanita, diutamakan untuk sholat jamaah di rumah daripada di masjid. Sebab, tempat sholat terbaik untuk wanita adalah yang tertutup dan aman dari godaan yang bisa diberikan pada mereka.