Home » Blog » Sholat Hajat, Niat Hingga Doa Yang Bisa Kabulkan Keinginan

Sholat Hajat, Niat Hingga Doa Yang Bisa Kabulkan Keinginan

Tidak dipungkiri, setiap manusia pasti memiliki keinginan. Untuk mencapainya, tentu saja harus dengan melakukan sebuah usaha. Namun jangan lupa juga untuk meminta bantuan Allah SWT agar keinginan bisa tercapai. Salah satu cara untuk meminta bantuan kepada Allah SWT adalah dengan melakukan sholat hajat. Mengapa harus sholat sunnah ini? Perhatikan bacaan hadits berikut ini :

“Barang siapa mempunyai hajat (kebutuhan) kepada Allah, atau kepada salah seorang anak Adam, hendaklah ia berwudhu dan menyempurnakan wudhunya, sholat dua rakaat, kemudian hendak lah dia mengucapkan pujian kepada Allah dan mengucapkan shalawat kepada nabi SAW, kemudian hendak lah berdoa.”

Dalam firmanNya, Allah juga menyebutkan bahwa keinginan atau hajat mesti dimintakan kepadaNya dan tak baik baik seorang muslim untuk berputus asa. Seperti yang tertuang dalam surat Yusuf ayat 87, “Dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya yang berputus asa dari rahmat Allah, hanyalah orang-orang yang kafir.”

Lantas, bagaimana cara melakukan sholat hajat? Bagi kamu yang sedang memiliki keinginan, simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Tata cara sholat hajat

Tidak berbeda dengan sholat sunnah lainnya, untuk tata cara sholat hajat bisa dilakukan dengan urutan sebagai berikut :

  1. Membaca niat sholat hajat
  2. Doa iftitah lalu surat al-fatihah
  3. Bacaan surat pendek
  4. Ruku
  5. Itidal
  6. Sujud
  7. Duduk di antara dua sujud
  8. Sujud kedua
  9. Berdiri dan melaksanakan rakaat kedua namun surat pendek diganti dengan bacaan ayat kursi
  10. Akhiri dengan salam

Saat sholat hajat, dianjurkan juga untuk membaca doa ketika sujud. Adapun doa yang bisa dibaca adalah :

“Subhahanallah walhamdulillah walaailaaha illallah waallahu akbar walaa haula wa quwwata illaa billahil ‘aliiyil ‘adzim.” 

Doa di atas diulang sebanyak 10 kali kemudian dilanjutkan dengan bacaan :

“Allahumma sholli ‘alaa sayyidina Muhammad wa ‘alaa ali sayyidina Muhammad.”

Juga sebanyak 10 kali, lalu akhiri dengan bacaan doa keselamatan yang berbunyi :

“Rabbanaa aatinaa fidunyaa hasanah wa fil’akhirati hasanah wa qinaa ‘adzaaban nar.”

Doa setelah sholat hajat

Lâ ilâha illallâhul halîmul karîm. Subhânallâhi rabbil ‘arsyil karîmil ‘azhîm. Alhamdulillâhi rabbil ‘âlamîn. As’aluka mûjibâti rahmatik, wa ‘azâ’ima maghfiratik, wal ghanîmata min kulli birrin, was salâmata min kulli itsmin. La tada‘ lî dzanban illâ ghafartah, wa lâ hamman illâ farrajtah, wa lâ hâjatan hiya laka ridhan illâ qadhaitahâ ya arhamar râhimîn.

Artinya: “Tiada Tuhan selain Allah yang maha lembut dan maha mulia. Maha suci Allah, penjaga Arasy yang agung. Segala puji bagi Allah, Tuhan alam semesta. Aku mohon kepada-Mu bimbingan amal sesuai rahmat-Mu, ketetapan ampunan-Mu, kesempatan meraih sebanyak kebaikan, dan perlindungan dari segala dosa. Janganlah Kau biarkan satu dosa tersisa padaku, tetapi ampunilah. Jangan juga Kau tinggalkanku dalam keadaan bimbang, karenanya bebaskanlah. Jangan pula Kau telantarkanku yang sedang berhajat sesuai ridha-Mu karena itu penuhilah hajatku. Hai Tuhan yang maha pengasih.”

Setelah membaca doa di atas, kamu bisa menyebutkan juga keinginan atau hajat yang kamu harapkan. Keinginan tersebut bisa disampaikan dengan bahasa sehari-hari, tidak harus menggunakan bahasa Arab.

BACA JUGA : Arah Kiblat Indonesia Tahun 2021

Kisah yang berkaitan

Ada banyak kisah yang bisa dikaitkan dengan sholat hajat. Salah satu yang mungkin pernah kamu dengar adalah kisah seorang yang tidak sempurna penglihatannya. Kala itu, seorang tersebut datang kepada Rasulullah dan minta didoakan agar cepat sembuh. Rasulullah pun memberi perintah agar orang tersebut melaksanakan sholat hajat dan mengakhirinya dengan sebuah doa. Adapun doa yang dibaca yaitu :

Allahumma ini as’aluka wa atawajjahu ilaika bi muhammadin nabiyyir rahmah, ya Muhammadu inni qad tawajjahtu bika ila Rabbi fi hajati hazdihi litaqdhi. Allahumma fa syaffi’hu fiyya.

Artinya: “Ya allah Sesungguhnya aku bermohon kepada Engkau, dan aku menghadap kepada engkau dengan Muhammad Nabiyyir Rahmah, Wahai Muhammad sesungguhnya aku menghadap Tuhanku bersamamu dalam memohonkan hajatku ini agar dikabulkan. Ya Allah perkenankanlah dia (Muhammad saw) memberikan syafaatnya kepadaku.”

Itu dia penjelasan lengkap mengenai sholat hajat. Dari saat ini, ketika nanti kamu memiliki keinginan atau hajat janganlah lupa untuk terus berusaha dan juga berdoa. Lalu berserahlah kepada Allah dengan melaksanakan sholat hajat. Semoga Allah kabulkan atau beri yang lebih baik menurutNya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *