Sholat Di Atas Kendaraan, Ini Yang Perlu Diketahui

24 June 2021

Tahukah kamu bahwa Islam adalah agama yang mempermudah umatnya? Terbukti dalam hal beribadah, kamu bisa melakukan sholat di atas kendaraan jika sedang dalam perjalanan. Meski begitu tetap ada ketentuan dan tata cara yang harus diperhatikan ya. Baca artikel ini untuk mendapat pemahaman lebih dalam.

Unduh Aplikasi MAQMUR Untuk Nikmati Fitur Islami

Dasar hadits

Dikisahkan pada zaman dulu, Nabi Muhammad SAW pernah beberapa kali sholat di atas punggung unta ketika sedang dalam perjalanan. Hal ini disebutkan dalam beberapa hadits. Namun, sholat yang dilakukan oleh beliau ini adalah sholat sunnah. Jika tiba waktu sholat wajib, maka Rasulullah akan menghentikan perjalanan dan sholat di atas tanah.

“Dari Jabir bin Abdillah Radhiyallahuanhu bahwa Nabi sholat di atas kendaraannya menuju ke arah Timur. Namun ketika beliau mau sholat wajib, beliau turun dan sholat menghadap kiblat.” (HR Bukhari)

“Sesungguhnya Rasulullah SAW melakukan sholat witir di atas untanya.” (HR. Bukhari)

Dari dua hadits ini disimpulkan bahwa diperbolehkan untuk sholat di atas kendaraan namun untuk yang sifatnya sunnah saja. Lalu bagaimana tentang sholat wajib? Hadits berikut ini mungkin bisa memberimu jawaban.

“Dari Ya’la bin Umayyah bahwa Nabi Muhammad SAW melewati suatu lembah di atas kendaraannya dalam keadaan hujan dan becek. Datanglah waktu sholat, beliau pun memerintahkan untuk dikumandangkan adzan dan iqamat, kemudian beliau maju di atas kendaraan dan melalukan sholat, dengan membungkukkan badan (saat ruku dan sujud), di mana membungkuk untuk sujud lebih rendah dari membungkuk untuk ruku.” (HR Ahmad dan Al-Baihaqi)

Dari hadits di atas kita bisa tahu bahwa ibadah wajib bisa dilakukan di atas kendaraan hanya jika keadaan yang memaksa. Misalnya tidak ada permukaan yang bersih dan rata. Atau mungkin jika perjalanan yang ditempuh begitu jauh hingga tidak memungkinkan untuk melakukan sholat jamak.

SELANJUTNYA : Temukan Arah Kiblat Indonesia Tahun 2021

Ketentuan sholat di atas kendaraan

Jika terpaksa melakukan sholat dalam perjalanan, ada beberapa hal yang harus diketahui terlebih dahulu. Misalnya kondisi dan kesulitan yang sedang dihadapi. Untuk mempermudah, berikut ini ketentuan yang telah dirangkum :

  • Dilakukan dengan cara sempurna. Maksudnya, kamu berada dalam kondisi dimana bisa berdiri, rukuk, sujud serta menghadap ke arah kiblat. Maka, lakukan sholat wajib atau sunnah dengan cara sempurna atau cara pada umumnya.
  • Diperbolehkan sholat di atas kendaraan meski tidak bisa berdiri dan menghadap kiblat namun dengan dua syarat. Pertama adalah khawatir akan keluar dari waktu sholat sebelum sampai di tujuan. Kedua, tidak memungkinkan untuk menghentikan kendaraan selama perjalanan dan tiba waktu sholat wajib.
  • Jika dihadapkan dengan situasi di atas, maka sholat bisa dilakukan dengan cara duduk semampunya. “Sholatlah sambil berdiri, jika tidak mampu, sambil duduk, dan jika tidak mampu sholatlah sambil tiduran.” (HR Bukhari)
  • Sebisa mungkin untuk menghadap kiblat, baik dalam keadaan bisa berdiri atau hanya bisa duduk.
  • Jika tidak memungkinkan untuk menghadap kiblat, maka diperbolehkan untuk sholat dengan menghadap sesuai dengan arah kendaraan melaju. “Jabir bin Abdillah radhiyallahu ‘anhuma mengatakan, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melaksanakan sholat sunah di atas kendaraan tanpa menghadap kiblat.”(HR. Bukhari)

Tata cara sholat di atas kendaraan

Untuk tata cara sholat wajibnya sendiri tidak jauh berbeda dengan ketika sholat pada kondisi biasa. Namun, saat berada di atas kendaraan kamu mungkin harus sholat dalam keadaan duduk. Maka tata caranya adalah sebagai berikut :

  • Duduk dengan posisi tegak atau menyandarkan punggung ke kursi
  • Menghadap ke bagian bawah
  • Takbir, doa iftitah, Al-fatihah dan surat alquran seperti biasanya
  • Ruku’ dengan menundukkan badan sedikit
  • Itidal dilakukan dengan duduk tegak kembali ke posisi awal
  • Sujud dilakukan dengan menunduk lebih rendah daripada ketika ruku’
  • Duduk di antara dua sujud dilakukan dengan kembali ke posisi awal, duduk tegak
  • Salam dilakukan seperti biasanya

Baca Juga Artikel Terbaru Kami

Blog, Inspirasi Islami
Amalan Sunnah Hari Jumat Oleh Nabi Muhammad 15 September 2021
Blog, Inspirasi Islami
Baca Doa Dan Dzikir Ini Setelah Shalat Fardhu 14 September 2021
Blog, Inspirasi Islami
Doa Untuk Anak, Dapat Dibaca Setelah Shalat 13 September 2021