Shalat Duduk Dalam Islam, Hukum dan Tata Caranya

31 August 2021

Shalat merupakan salah satu rukun islam dimana setiap muslim mesti melakukannya. Ibadah ini memiliki rukun atau tata caranya sehingga bisa memenuhi syarat sahnya. Namun, ada beberapa kondisi dimana seorang muslim tidak bisa memenuhi salah satunya seperti kemampuan untuk berdiri. Meski begitu, islam adalah agama yang memudahkan. Karenanya ada cara lain yakni shalat dengan posisi duduk. Bagaimana penjelasan selengkapnya tentang shalat duduk dalam Islam? Berikut ini yang bisa kamu ketahui lebih dalam.

Hukum shalat duduk dalam islam

Sebelum mengetahui bagaimana hukum shalat duduk dalam Islam, ada baiknya kita tahu lebih dahulu tentang siapa yang boleh melakukan shalat dengan cara ini. Pada dasarnya, ada beberapa keadaan yang membuat seseorang tidak mungkin berdiri tegak. Misalnya sedang dalam kondisi sakit wasir, berusia sangat lanjut usia, lumpuh atau sedang dalam perjalanan jauh yang tidak memungkinkan untuk berhenti.

Temukan fitur islami paling lengkap di aplikasi MAQMUR. Download di ponselmu sekarang juga!

Orang-orang yang tidak memiliki kemampuan untuk berdiri tegak ini bisa melakukan shalat dengan cara duduk. Sebab dalam Islam, shalat dengan keadaan ini hukumnya diperbolehkan. Pun shalatnya juga dianggap sah sama seperti mereka yang shalat dengan keadaan normal. Ada beberapa dalil dan hadits yang membahas tentang shalat dengan keadaan duduk, di antaranya:

  • Dalam surat Al-Baqarah ayat 238, diriwayatkan oleh Imran bin Husain ra:

Saya menderita wasir, maka saya bertanya kepada Nabi (damai dan berkah Allah besertanya) tentang shalat. Dia berkata: Berdoalah sambil berdiri; jika tidak bisa, maka shalatlah dengan duduk; dan jika tidak mampu, maka shalatlah (berbaring) di sisimu.” Diriwayatkan oleh al-Bukhaari, 1066.

  • Ibnu Qudaman al-Maqdisi berkata:

Para ulama sepakat bahwa jika seseorang tidak dapat berdiri maka ia boleh shalat dengan duduk,” Al-Mughni, 1/443.

Tata cara shalat sambil duduk

Tata cara shalat sambil duduk tidak jauh dengan shalat dengan berdiri, harus dilakukan dengan mengarah kiblat dengan wudhu dan pada tempat yang bersih dari najis. Shalat ini bisa dilakukan di atas kursi, ranjang atau alas apa saja. Untuk lebih lengkap, berikut penjelasannya:

  • Posisi duduk iftirasy

Duduk iftirasy yakni duduk di atas mata kaki yang kiri setelah menyandarkan kaki kiri tersebut sekiranya bagian kaki kiri yang atas menempel pada lantai dan menegakkan kaki kanan dan meletakkan ujung jari-jari kaki kanan di lantai dengan menghadapkannya ke arah kiblat,” (Syekh Abu Bakar Muhammad Syatha, Hasyiyah I’anah at-Thalibin, juz 1, hal. 195)

  • Posisi duduk tawaruk

Posisi ini adalah kondisi duduk yang dilakukan seperti saat tahiyat akhir. Mirip dengan posisi duduk iftirasy, dalam posisi ini kaki kiri tidak diduduki sehingga pantat menempel pada lantai.

Selain itu, kita juga familiar dengan posisi shalat di atas kasur pada orang yang sedang sakit. Posisi ini bisa dilakukan dengan duduk sambil meluruskan kaki ke depan. Dan, untuk posisi-posisi yang telah disebutkan, tangan hingga punggung bisa melakukan gerakan seperti shalat pada umumnya.

BACA JUGA: Bagaimana Hukum Menggendong Anak Saat Sholat?

Itu dia penjelasan lengkap mengenai shalat duduk dalam Islam. Semoga dengan adanya ulasan ini, kamu bisa membagikannya kepada mereka yang membutuhkan. Sehingga dengan keadaan yang terbatas namun masih memungkinkan mereka tetap bisa melakukan shalat seperti biasa.

Baca Juga Artikel Terbaru Kami

Blog, Inspirasi Islami
Amalan Sunnah Hari Jumat Oleh Nabi Muhammad 15 September 2021
Blog, Inspirasi Islami
Baca Doa Dan Dzikir Ini Setelah Shalat Fardhu 14 September 2021
Blog, Inspirasi Islami
Doa Untuk Anak, Dapat Dibaca Setelah Shalat 13 September 2021