Ramai Penyakit Ain, Begini Penjelasan Menurut Alquran dan Hadits

24 May 2021

Belakangan ini kamu mungkin sering mendengar tentang penyakit ain yang dikaitkan dengan kejadian-kejadian hidup selebritis. Di antaranya ada kabar duka Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah yang kehilangan calon bayinya hingga perceraian Alvin Faiz dan Larissa Chou. Kamu mungkin jadi ingin tahu, penyakit ain itu apa? Dan mengapa penyakit ini bisa menjadi penyebab kejadian tak mengenakkan dalam hidup seseorang?

Dalam kesempatan ini, mari kita bahas lebih lanjut mengenai penyakit ain. Mulai dari pengertian, cara mencegahnya hingga hadits atau dalil alquran mengenai penyakit ain. Tak perlu tunggu lama, mari kita dalami satu per satu.

Makna penyakit ain

Bagi sebagian orang, nama penyakit ini mungkin terdengar asing. Padahal dalam agama Islam sendiri penyakit ini bukan hal baru loh. Penyakit ain, dirangkum dari berbagai sumber, dimaknai sebagai penyakit yang disebabkan karena pandangan mata yang diikuti dengan rasa iri dan dengki. Pandangan mata inilah yang kemudian dipercaya bisa menyebabkan gangguan pada orang yang dilihatnya, baik secara pikiran, perasaan hingga kesehatan fisik.

Perihal penyakit ain ini mungkin terdengar mustahil bagi sebagian orang, tapi sebagai umat Islam kamu patut mempercayainya. Sebab, penyakit ini ternyata sudah ada sejak zaman Nabi Muhammad SAW. Bahkan dalam sebuah hadits, Rasulullah berkata, “Ain itu benar-benar ada. Andaikan ada sesuatu yang bisa mendahului takdir, sungguh ‘ain itu bisa.” (HR. Muslim No.2188).

Di zaman Nabi juga ada cerita anak perempuan Ummu Salamah ra yang masih berusia kecil terlihat memiliki wajah yang cenderung menghitam. Nabi Muhammad SAW kemudian menyarankan untuk anak tersebut mendapatkan rukyah. Seperti yang tertuang dalam sabdanya, “Mintakanlah ruqyah untuknya karena dia terkena nadzarah (penyakit ain).” (HR. al-Bukhari dan Muslim).

Hadits mengenai penyakit ain

Tentang keberadaan penyakit ain yang benar adanya, ada beberapa hadits, fatwa dan dalil alquran yang bisa menjelaskan. Di antaranya adalah sebagai berikut :

  • HR Muslim, dari Aisyah ra : “Dahulu Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam memintaku agar aku diruqyah untuk menyembuhkan ‘ain.” (HR. Muslim).
  • HR Muslim : “Ain itu benar-benar ada! Andaikan ada sesuatu yang bisa mendahului takdir, sungguh ‘ain itu yang bisa.” (HR. Muslim No. 2188).
  • Fatwa Al Lajnah Ad Daimah, 1/271 : “Ain dari kata ‘aana – ya’iinu yang artinya: terkena sesuatu hal dari mata. Asalnya dari kekaguman orang yang melihat sesuatu, lalu diikuti oleh respons jiwa yang negatif, lalu jiwa tersebut menggunakan media pandangan mata untuk menyalurkan racunnya kepada yang dipandang tersebut. “
  • Surat al-Falaq ayat 1-5 : “Katakanlah: “Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh, dari kejahatan makhluk-Nya, dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang mengembus pada buhul-buhul, dan dari kejahatan pendengki bila ia dengki.” 

Cara mencegah penyakit ain

Untuk menghalau seseorang terkena penyakit ain, maka harus dihindari penyebabnya terlebih dahulu. Dari penjelasan di atas disebutkan bahwa sebab dari penyakit ain adalah rasa iri dan dengki seseorang terhadap orang lain. Karena itu, cara termudah untuk mencegah penyakit ini adalah dengan meminimalisir perbuatan yang bisa menyebabkan keiri-dengkian. Selain itu, jangan lupa juga untuk selalu meminta perlindungan dari Allah SWT.

Selain itu, agar kita tidak menimbulkan penyakit ain bagi orang lain maka sebaiknya kita juga menjaga hati untuk tidak merasa iri dengki dengan apa yang ada pada orang lain. Rasulullah pernah bersabda, “Jika seorang dari kalian melihat pada diri saudaranya suatu hal yang menakjubkan maka doakanlah keberkahan baginya, karena ‘ain itu benar adanya.” (QS. An Nasa-i No.10872 dishahihkan Al Albani dalam Shahih An-Nasa-i).

Dalam surat An-Nisa ayat 32 juga disebutkan, ” Dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang dikaruniakan Allah kepada sebahagian kamu lebih banyak dari sebahagian yang lain. (Karena) bagi orang laki-laki ada bahagian dari pada apa yang mereka usahakan, dan bagi para wanita (pun) ada bahagian dari apa yang mereka usahakan, dan mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu”

Unduh Aplikasi MAQMUR Di Play Store

Doa agar terhindar dari penyakit ini

Segala hal bisa diupayakan demi menghindari terjadinya penyakit ain, baik bagi yang menderita maupun yang memberi pandangan. Salah satu yang bisa dilakukan adalah dengan membaca doa agar senantiasa ingat kepada Allah SWT dan menghindari perilaku buruk.

Adapun doa untuk menghindari penyakit ini adalah :

“U’iidzuka bikalimaatillaahit-taammah, min kulli syaithoonin wa haammah, wa min kulli ‘ainin laammah”

Artinya: “Aku memohon perlindunganmu dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna, dari segala gangguan setan, binatang penggangu, dan dari pandangan mata yang buruk.”

Baca Juga Artikel Terbaru Kami

Blog, Inspirasi Islami
Amalan Sunnah Hari Jumat Oleh Nabi Muhammad 15 September 2021
Blog, Inspirasi Islami
Baca Doa Dan Dzikir Ini Setelah Shalat Fardhu 14 September 2021
Blog, Inspirasi Islami
Doa Untuk Anak, Dapat Dibaca Setelah Shalat 13 September 2021