Produk Investasi Syariah untuk Kalangan Millenial

8 April 2021

Assalamualaikum Brother and Sister Maqmur.

Sudah beberapa waktu belakangan ini pemerintah gencar mengembangkan pasar modal berbasis syariah di Indonesia. Wajar memang, mengingat mayoritas penduduk di Indonesia beragama Islam sehingga ini merupakan potensi yang besar. Tapi, apa sebenarnya pasar modal syariah itu? Apakah artinya dalam pasar modal tersebut hanya memperjualbelikan produk investasi syariah saja? 

Secara sederhana, pasar modal syariah ini sejalan dengan pasar modal pada umumnya. Yang menjadi pembeda adalah produk dan mekanisme transaksinya. Dalam pasar modal syariah, ada prinsip berbasis syariah yang menjadi dasar dan batas yaitu tidak memberlakukan riba, memiliki resiko kecil karena berasaskan kekeluargaan dan bermanfaat bagi nasabah serta orang lain. 

Jika kamu tertarik untuk melakukan investasi syariah, ada baiknya jika kamu tahu apa saja produk investasi syariah yang ada di Indonesia. 

Deposito Mudharabah

Deposito mudhabarah ini didefinisikan sebagai perjanjian atau akad yang dilakukan pemilik modal yaitu nasabah dan pengelola modal yaitu bank dengan tujuan mendapatkan keuntungan. Umumnya, keuntungan akan dibagi sesuai dengan perjanjian yang dilakukan dan telah disepakati. Hasil kinerja pihak pengelola modal atau bank inilah yang nantinya akan menentukan besar atau kecilnya nominal keuntungan. Dalam deposito mudhabarah ini pemilik modal tidak akan dikenai biaya administrasi maupun bunga berjenjang. Contoh dari deposito mudhabarah ini adalah tabungan dan deposito. 

Emas Syariah

Investasi dengan menggunakan instrumen berupa emas adalah salah satu yang paling digemari. Selain nilainya yang cenderung meningkat setiap tahunnya, investasi emas juga mudah dilakukan oleh siapa saja dengan modal berapa saja. Dalam investasi emas syariah, skema ponzi tidak boleh dilakukan dan emas yang diinvestasikan harus dalam wujud nyata. Jenis investasi ini cocok untuk pemula dan milenial karena mudah dilakukan bahkan secara digital, praktis, tidak butuh modal sangat banyak dan punya nilai yang menguntungkan. 

Saham Syariah

Sama seperti saham konvensional, ada juga produk investasi syariah bernama saham syariah. Saham ini diterbitkan oleh emiten yang menjalankan prinsip syariah dan menjalankan perdagangan secara syariah. Banyak sekali contoh saham syariah yang ada. Namun, perusahaan yang memproduksi makanan non halal, rokok, alkohol, memberlakukan riba atau mereka yang bergerak di perbankan konvensional dan memberlakukan bunga tidak termasuk dalam saham syariah. Lantas bagaimana bisa tahu sebuah perusahaan tetap memegang nilai syariah? Tak perlu khawatir karena saham syariah diawasi langsung oleh Dewan Pengawas Syariah (DPS). 

Obligasi Syariah atau Sukuk

Bisa dibilang, obligasi syariah atau sukuk adalah produk investasi syariah yang terbaik. Sebab dalam semua prosesnya yaitu penerbitan, penggunaan dan perdagangannya selalu mematuhi prinsip syariah. Jika obligasi pada umumnya atau konvensional membuat pemberi pinjaman atau investor bunga, tidak dengan obligasi syariah. Dalam mekanisme obligasi syariah, keuntungan yang didapat dari pengelolaan dana obligasi syariah diberikan dengan cara imbal hasil. Di Indonesia, ada tiga jenis obligasi syariah yaitu sukuk negara, sukuk retail dan sukuk korporasi. 

Reksadana Syariah

Tak jauh berbeda dengan produk investasi syariah lainnya, Reksadana syariah merupakan reksadana yang dalam pengelolaannya tidak menentang nilai dan prinsip syariah. Dalam reksadana, manajer pengelola akan menjaga prinsip syariah dalam menempatkan dana yang dikumpulkan dari para investor. Manajer investasi akan memilih perusahaan yang tidak melanggar syariat Islam seperti perusahaan rokok, alkohol atau perbankan yang mengandung riba. Mereka hanya akan mengatur reksadana dari perusahaan yang terdaftar di Daftar Efek Syariah. 

Peer to Peer Lending Syariah

Dari cara kerja, peer to peer lending syariah tak jauh berbeda dengan yang konvensional. Mereka akan menghubungkan pencari pinjaman dengan pemberi pinjaman. Yang membuat P2P Lending syariah berbeda adalah dalam pendanaannya tidak boleh melanggar syariat Islam. Biasanya, P2P Lending syariah ini terdapat pada pendanaan yang bertujuan untuk memberikan modal bagi bisnis. 

Investasi adalah salah satu cara untuk mendapatkan keuntungan di kemudian hari. Banyak sekali produk atau instrumen investasi yang bisa kamu pilih, salah satunya yang sesuai dengan syariat islam yaitu produk investasi syariah. Daftar di atas adalah beberapa contohnya, semoga kamu terbantu dan menginspirasimu untuk berinvestasi syariah segera ya. 


Aplikasi MAQMUhttp://play.google.com/store/apps/details?id=com.maqmur.apps&hl=in&gl=USR hadir menemani hari-hari kita dalam mempersiapkan diri menyambut bulan Ramadhan dengan fitur Islami berupa pengingat shalat, al quran digital, alat qiblat, dan jurnal ibadah. Selain itu, aplikasi MAQMUR juga mengatur transaksi keuangan sesuai prinsip syariah untuk membayar zakat dan bersedekah. Jangan lupa install aplikasi MAQMUR dan menjadi bagian dari kami untuk Hijrah bersama Aplikasi Muslim MAQMUR.


Baca Juga:

Tradisi Menyambut Ramadhan di Berbagai Negara

Hikmah Puasa Ramadhan Sebagai Umat Islam

Keistimewaan Bulan Ramadhan Dibandingkan dengan Bulan Lainnya

Ide Kultum Ramadhan untuk Kalangan Millenial

Camilan yang Biasa Disantap Saat Berbuka Puasa

Deretan Artis yang Punya Kisah Inspiratif Hijrah dari Riba

Hal yang Membatalkan Puasa, Ramadhan Ini Bisa Yuk Puasa Penuh

Hikmah Puasa Ramadhan, Dari Pahala Hingga Kesehatan

Keutamaan Bulan Ramadhan, Dari Turunnya Al-Qur’an Hingga Malam Lailatul Qadar

Menjelang Puasa 2021, Ketahui Hukum Bayar Hutang Puasa

Ucapan Menyambut Ramadhan, Pas Untuk Diberikan Ke Keluarga dan Teman

5 Langkah untuk Memulai Hijrah secara Finansial

Apa Bedanya Bank Syariah dengan Bank Konvensional?

Apa Saja Produk Investasi Syariah dan Keuntungannya?

Baca Juga Artikel Terbaru Kami