Penamaan Bulan Syawal, Ternyata Penuh Cerita Dan Sejarah

10 June 2021

Syawal merupakan bulan ke-10 pada penanggalan atau kalender Hijriah. Untuk tahun ini, Syawal berlangsung dari tanggal 13 Mei hingga 11 Juni 2021. Artinya, besok adalah hari terakhir bulan Syawal. Sudahkah kamu memanfaatkan bulan ini untuk melakukan amalan-amalan sunnah? Betul, ada setidaknya 4 amalan sunnah yang dianjurkan untuk dilakukan.

Mereka adalah puasa 6 hari setelah tanggal 1 Syawal, silaturahmi, i’tikaf dan juga menikah. Amalan-amalan tersebut jika dilakukan tentu akan membuatmu mendapatkan banyak keberkahan.

Sebelum berpisah dengan bulan Syawal, mari kita dalami cerita dan sejarah yang ada. Mulai dari asal-usul nama dan sebuah kepercayaan yang populer di zaman Jahiliyah. Simak selengkapnya berikut ini.

Asal Usul Nama Bulan Syawal

Bulan Syawal merupakan waktu yang menarik karena memiliki banyak sekali kisah tentang penamaannya. Ada banyak pendapat yang konon mengungkap mengapa bulan setelah Ramadhan ini dinamakan Syawal. Di antaranya adalah :

  • Berkaitan dengan susu unta betina

Dahulu kala, pada bulan setelah Ramadhan ini seringkali unta betina hanya mengeluarkan susu dalam jumlah yang sangat sedikit. Kejadian atau kondisi ini disebut dengan tasywil laban al-ibil dalam bahasa Arah. Dari sinilah kemudian muncul syawwala yang berarti ‘menjadi sedikit’ untuk menyebut waktu-waktu dimana susu unta betina keluar tidak banyak.

  • Berkaitan dengan ekor unta yang menegak

Selain dikaitkan dengan susu unta betina yang jumlahnya sedikit, ternyata Syawal juga pernah dihubungkan dengan masa-masa dimana unta betina menegakkan atau mengangkat ekornya. Muhammad bin Allan Al-Shiddiqi menyebut, syalat al-ibil atau unta yang mengangkat ekornya sebagai asal nama Syawal. Sedangkan Ibnu Manzur, menyebutnya dengan syalat an-naqah bi dzana dengan makna serupa.

Dua pendapat inilah yang konon akhirnya menghasilkan nama Syawal untuk bulan setelah Ramadhan. Meski begitu, kini Syawal lebih populer dengan makna peningkatan atau naik. Ini berdasarkan dari bahasa Arab, syala yang artinya irtafa’a atau naik atau meninggi. Dengan makna ini diharapkan pada bulan Syawal, setiap umat Islam tetap meningkatkan kualitas amal ibadahnya seperti waktu sebelumnya, Ramadhan.

BACA : Arah Kiblat Indonesia Tahun 2021

Kepercayaan yang Populer dan Dikaitkan dengan Bulan Syawal

Pada zaman Jahiliyah, nama Syawal ternyata memberikan dampak tersendiri. Di antaranya tentang adanya pantangan tentang menikah dan berperang. Ini bermula dari kepercayaan orang Jahiliyah tentang kalimat syalat an-naqah bi dzanabiha. Kalimat ini memiliki makna seekor unta betina yang menegakkan ekornya dan enggan untuk didekati oleh unta jantan. Hal ini dimaknai sebagai penolakan dan perlawanan. Yang kemudian disimpulkan menjadi pantangan untuk menikah.

Pada kalimat sya lat al-ibil juga kemudian dimaknai serupa. Namun bedanya adalah, orang Jahiliyah menyimpulkan makna kalimat tersebut sebagai waktu untuk menggantungkan alat-alat perang mereka. Sehingga, ketika waktu atau bulan ini tiba, sangat pantang untuk melakukan peperangan.

Sikap Rasulullah Terhadap Kepercayaan Orang Jahiliyah

Kepercayaan orang Jahiliyah tersebut tentu dianggap sebagai sesuatu yang musyrik karena menyangsikan keesaan Allah SWT. Pada era kenabian, Rasulullah mengambil sikap mengenai kepercayaan orang Jahiliyah tersebut. Pertama, ia melangsungkan pernikahan di bulan ini. Sebagaimana tercantum dalam hadits, Aisyah ra berkata “Rasulullah SAW menikahi aku pada bulan Syawal dan menggauliku pada bulan Syawal. Lalu manakah istri-istri beliau yang lebih beruntung dan dekat di hatinya dibanding aku?”

Hadits tersebut secara langsung menyangkal kepercayaan orang Jahiliyah. Bahkan, menikah di bulan ini akhirnya menjadi amalan sunnah yang dianjurkan untuk dilakukan. Selain itu, Nabi Muhammad SAW juga melakukan perang atau pertempuran di waktu Syawal yang mana merupakan pantangan menurut kepercayaan orang Jahiliyah. Adapun Perang Bani Qainuqah dan Perang Uhud terjadi di bulan Syawal.

BACA : Manfaat Membaca Alquran, Salah Satunya Tanda Cinta Untuk Orang Tua

Nama Syawal ternyata tak sekadar penamaan belaka. Meski awalnya dimulai dengan makna yang dijadikan alasan kaum Jahiliyah untuk membuat sebuah kepercayaan, bulan Syawal kini menjadi bulan yang dinanti semua umat Islam di dunia. Sebab dalam bulan inilah hari kemenangan, Hari Raya Idul Fitri berada.

Apakah informasi ini bermanfaat untukmu? Bagikan dan jangan lupa untuk install aplikasi MAQMUR di ponselmu ya. Berjalan bersama MAQMUR menuju hijrah finansial. Hadir dengan jadwal sholat paling akurat serta Alquran digital.

Baca Juga Artikel Terbaru Kami

Blog, Inspirasi Islami
Keutamaan Sholat Tepat Waktu dan Tips Melaksanakannya 6 December 2021
Blog, Inspirasi Islami
Doa Pagi Yang Berisi Permintaan Rasulullah 2 December 2021
Blog, Inspirasi Islami
Jangan Membaca Al-qur’an Dengan Niat Berikut Ini 30 November 2021