Muncul di Soal Tes Pegawai KPK, Ada Apa Dengan Qunut?

8 May 2021

Beberapa waktu lalu, Qunut sempat menjadi perbincangan di media sosial. Jika kamu mengira ini ada hubungannya dengan Ramadhan, ternyata bukan. Bacaan doa ini jadi trending topic karena disebut-sebut ada dalam salah satu pertanyaan pada tes alih status pegawai menjadi aparatur sipil negara (ASN) yang dilakukan pada pegawai KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi).

Jika kamu heran tentang adanya pertanyaan tentang Qunut, kamu tidak sendiri kok. Banyak yang mempertanyakan mengapa “Subuhnya memakai qunut nggak?” muncul dalam tes tersebut. Meski begitu, trending-nya Qunut di media sosial ini juga memberi dampak positif. Sebagian orang jadi teringat kembali tentang salah satu bacaan yang dilakukan dalam ibadah sholat subuh. Di luar berita yang ada, lebih baik kita ketahui lebih dalam tentang Qunut itu sendiri.

Doa Qunut dan jenisnya

Doa Qunut adalah amalan bersifat sunnah yang biasanya dibaca di rakaat terakhir di sholat fardhu atau wajib. Bacaan doa ini diucapkan sesaat setelah i’tidal sebelum sujud. Dalam ajaran Islam, qunut bisa dibedakan menjadi 3 yaitu qunut subuh, qunut witir di separuh akhir Ramadhan dan qunut nazilah atau ketika ada musibah.

BACA JUGA : 3 Inspirasi Kajian Ramadhan yang Menyejukkan Hati

Bacaan doa Qunut

Seperti yang disebutkan di atas, qunut dibedakan menjadi 3. Berikut ini adalah bacaan doa qunut subuh :

“Allahummah dini fi man hadait, wa ‘afini fiman ‘afait, wa tawallani fi man tawallait, wa barik li fi ma a’thait, wa qini syarra ma qadhait, fa innaka taqdhi wa la yuqdha ‘alaik, wa innahu la yazillu man wa lait, wa la ya’izzu man ‘adait, tabarakta rabbana wa ta’alait, fa lakal hamdu a’la ma qadhait, wa astagfiruka wa atubu ilaik, wa shallallahu ‘ala sayyidina muhammadin nabiyyil ummiyyi wa ‘ala alihi wa shahbihi wa sallam”

Artinya : “Ya Allah tunjukanlah aku sebagaimana mereka yang telah Engkau beri petunjuk. Berilah kesehatan kepadaku sebagaimana mereka yang telah Engkau berikan kesehatan. Peliharalah aku sebagaimana orang-orang yang telah Engkau lindungi. Berikanlah keberkahan kepadaku pada apa yang telah Engkau berikan. Selamatkanlah aku dari bahaya kejahatan yang telah Engkau tentukan. Engkaulah yang menghukum dan bukan dihukum. Tidak hina orang yang Engkau jadikan pemimpin. Tidak mulia orang yang Engkau musuhi. Maha Suci Engkau wahai Tuhan kami dan Maha Tinggi. Bagi-Mu segala pujian di atas apa yang Engkau tentukan. Aku memohon ampun kepada-Mu dan bertaubat kepada-MU. Semoga Allah mencurahkan rahmat dan karunia atas junjungan kami Nabi Muhammad SAW, keluarga, dan para sahabatnya.”

Sedangkan untuk qunut witir di separuh hari-hari terakhir Ramadhan, bacaannya seperti ini :

“Allahummahdini fiiman hadayt(a) wa ‘aafinii fiiman ‘aafayt(a) wa tawallanii fiiman tawallayt(a) wa baariklii fiiman a’thoyt(a) waqinii syarro maa qodhoyt(a) wallaa yuqdhoo ‘alaik(a) wa innahu laa yadzillu man waalayt(a) walaa ya’izzu man ‘aadayt(a) tabaarakta robbanaa wa ta’aalayt(a) wa astagfiruka wa atuubu ilaik(a), wa shallallâhu ‘alâ sayyidinaa Muhammadin nabiyyil ummiyyi wa ‘alaa aalihi wa shahbihi wa sallam.”

Artinya : “Ya Allah, berilah aku petunjuk sebagaimana Engkau memberikan petunjuk (kepada selainku), berilah keselamatan sebagaimana Engkau memberikan keselamatan (kepada selainku), rawatlah aku sebagaimana Engkau merawat orang lain, berilah keberkahan kepadaku pada semua pemberian-Mu, lindungilah aku dari kejelekan takdir-Mu,  sesungguhnya Engkau menakdirkan dan tidak ditakdirkan, dan sesungguhnya tidak terhinakan orang yang menjadikan Engkau sebagai wali, dan tidak mulia orang yang Engkau musuhi. Maha Suci dan Maha Tinggi Engkau, wahai Rabb kami. Maha bagi Engkau segala pujian di atas yang Engkau hukumkan, aku memohon ampun dari Engkau dan aku bertaubat kepada Engkau. Dan semoga Allah mencurahkan rahmat dan sejahtera ke atas junjungan kami Nabi Muhammad, keluarga, dan sahabatnya.”

Dan untuk qunut nazillah, bacaannya seperti ini :

“Allaahummahdii fiiman hadaiyt Wa ‘aafinii fiiman ‘aafaiya Wa tawallani fiiman tawallaiyt Wa baarikli fiimaa a’thoiyt Wa qini syarro maa Qodloiyt Fainnaka taqdlii walaa yuqdloo ‘alaiyk Wa innahu laa yadzillu man waalayt Wa laa ya’izzu man ‘aadaiyt Tabaarokta robbanaa wa ta’aalaiyt Fa lakal hamdu ‘alaa maa qodloiyt Astaghfiruka wa natuubu ilaiyk Allaahummadfa’ ‘annal gholaa’a wal balaa’a wal wabaa’ wal Fahsyaa’a wal Munkar Was Suyuufal Mukhtalifata wasy Syadaaida wal mihan Maa zhoharo minhaa wa Maa Bathon Mim Balainaa Hadzaa Khoosshoh wa Min Buldaanil Muslimiina ‘Aammatan Innaka ‘Alaa Kulli Syaiin Qadiir Wa shallaahu ‘alaa Sayyidinaa Muhammadin Nabiyyil Ummiyyi wa’alaa aalihi wa Shahbihii wa Sallam.”

Artinya: “Ya Allah, berilah aku petunjuk seperti orang-orang yang telah Engkau beri petunjuk. Berilah aku kesehatan seperti orang yang telah Engkau beri kesehatan. Pimpinlah aku bersama-sama orang-orang yang telah Engkau pimpin. Berilah berkah pada segala apa yang telah Engkau pimpin. Berilah berkah pada segala apa yang telah Engkau berikan kepadaku. Dan peliharalah aku dari kejahatan yang Engkau pastikan. Karena sesungguhnya Engkau-lah yang menentukan dan tidak ada yang menghukum (menentukan) atas Engkau. Sesungguhnya tidaklah akan hina orang-orang yang telah Engkau beri kekuasaan. Dan tidaklah akan mulia orang yang Engkau musuhi. Maha Berkahlah Engkau dan Maha Luhurlah Engkau. Segala puji bagi-Mu atas yang telah Engkau pastikan. Aku mohon ampun dan tobat kepada Engkau. Semoga Allah memberi rahmat dan salam atas junjungan kami Nabi Muhammad SAW beserta seluruh keluarganya dan sahabatnya.”

Download Aplikasi MAQMUR Di Ponselmu, Klik Di Sini

Baca Juga Artikel Terbaru Kami

Blog, Inspirasi Islami
Amalan Sunnah Hari Jumat Oleh Nabi Muhammad 15 September 2021
Blog, Inspirasi Islami
Baca Doa Dan Dzikir Ini Setelah Shalat Fardhu 14 September 2021
Blog, Inspirasi Islami
Doa Untuk Anak, Dapat Dibaca Setelah Shalat 13 September 2021