Bagaimana Hukum Sholat Tapi Salah Arah Kiblat?

1 June 2021

Menghadap arah kiblat merupakan salah satu syarat yang harus dipenuhi oleh seorang muslim dalam melaksanakan sholat. Hal ini sebagaimana yang difirmankan oleh Allah SWT dalam surat Al-Baqarah ayat 144 yaitu ”Sungguh Kami (sering) melihat mukamu menengadah ke langit, maka sungguh Kami akan memalingkan kamu ke kiblat yang kamu sukai. Palingkanlah mukamu ke arah Masjidil Haram. Dan di mana saja kamu berada, palingkanlah mukamu ke arahnya.’Dan sesungguhnya orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang diberi Al Kitab (Taurat dan Injil) memang mengetahui, bahwa berpaling ke Masjidil Haram itu adalah benar dari Tuhannya; dan Allah sekali-kali tidak lengah dari apa yang mereka kerjakan.”

Pentingnya menghadap kiblat ketika sholat juga diperkuat dengan sabda Nabi yang berbunyi, “Bila kamu hendak mengerjakan sholat, hendaklah menyempurnakan wudhu kemudian menghadap kiblat lalu takbir ” (HR Bukhari dan Muslim). Dengan dasar kuat inilah, para ulama kemudian sepakat bahwa wajib hukumnya seseorang yang akan melaksanakan sholat untuk menghadap ke Baitullah. 

Sholat Salah Kiblat, Bagaimana Hukumnya?

Tapi bagaimana jadinya jika seseorang dengan tidak sengaja melaksanakan sholat namun menghadap ke kiblat yang salah? Seperti yang beberapa waktu lalu terjadi, dalam sebuah video yang viral di Tiktok terlihat dua orang sedang melaksanakan sholat namun dengan arah kiblat yang berbeda. Pada video ini disebutkan juga sih kalau setelahnya kedua orang ini mengulang sholat. Namun, bagaimana penjelasannya?

Setidaknya ada tiga pendapat mengenai sholat yang dilaksanakan dengan kiblat yang salah. Pertama, dalam kitab Syarah Alminhaj ada pendapat madzhab Syafiiyah dimana An-Nawawi mengatakan “Orang yang sholat (ke arah kiblat) berdasarkan ijtihad, kemudian dia tahu ternyata itu salah, maka dia wajib mengqadha, menurut pendapat yang kuat. Dan ketika dia tahu kesalahannya di tengah sholat, wajib mengulangi dari awal.”

Kedua, pada kitab Al Ikhtiyar li Ta’lil al-Mukhtar dinyatakan, “Jika ada orang tidak tahu arah kiblat dan tidak ada seorangpun yang bisa ditanya, maka dia bisa berijtihad (dalam menentukan kiblat), dan sholatnya tidak perlu diulang, meskipun arah kiblatnya salah. Jika dia tahu kesalahan arah kiblat di tengah sholat, maka dia langsung berputar (ke arah yang benar) dan melanjutkan sholatnya. Dan jika dia sholat tanpa berusaha mencari arah kiblat yang benar, lalu ternyata salah, maka wajib mengulangi sholatnya.”

Ketiga, jika dalam keadaan safar atau dalam perjalanan, ada sebuah hadits yang menceritakan dan berkaitan dengan kiblat. Hadits tersebut diriwayatkan dalam HR Turmudzi, dimana dari Amir bin Rabi’ah radhiyallahu ‘anhu, beliau menceritakan, “Kami pernah safar bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan memasuki malam yang gelap. Kami tidak tahu, di mana arah kiblat. Akhirnya masing-masing kami sholat sesuai arah keyakinannya. Ketika pagi hari, kami ceritakan hal itu kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Lalu turun firman Allah, “Kemanapun kamu menghadap di situlah wajah Allah.””

Cari Kiblatmu Dimana Saja Dengan Aplikasi MAQMUR

Cara Mencari Tahu Arah Kiblat 

Memang, dalam hidup kadang kita ditemukan dengan kondisi yang tak terduga seperti berada dalam perjalanan dimana tidak tahu arah kiblat atau bahkan tak ada orang lain untuk dimintai tanya. Misalnya kamu berada dalam situasi seperti itu, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan : 

  • Jika ada orang lain yang bisa ditanyai, maka bertanyalah. Entah itu teman atau penduduk sekitar, kamu bisa bertanya terlebih dahulu. 
  • Jika tidak ada orang lain untuk ditanyai, maka kamu bisa lakukan cara lain untuk mencari tahu kemana arah kiblat. Pertama, kamu bisa mengamati tanda-tanda alam seperti matahari. Kedua, jika kamu memiliki kompas maka carilah arah barat. Ketiga, siap sedia dengan memasang aplikasi penunjuk kiblat di ponsel seperti Maqmur, yang memiliki arah kiblat akurat dan bisa digunakan dimana saja. 

Selalu ada cara asal mau untuk mencari, termasuk untuk perihal arah kiblat. Jika kamu terlanjur melaksanakan sholat lalu sadar bahwa kiblatmu salah, maka ulangilah sholatmu agar amalanmu diterima. Sebab Rasulullah bersabda, ‘Siapa yang melakukan amalan, tidak ada dasarnya dari kami, maka amal itu tertolak.’ (HR. Muslim)

Baca Juga Artikel Terbaru Kami

Blog, Inspirasi Islami
Lewat Depan Orang Shalat, Apa Hukumnya? 24 September 2021
Blog, Inspirasi Islami
Mengapa Harus Hafal Asmaul Husna? 22 September 2021
Blog, Inspirasi Islami
Tahan Emosi Saat Internet Lemot, Ini Balasan Bagi Orang Sabar 21 September 2021
Blog, Inspirasi Islami
Shalat Sunnah Ba’diyah, Ini Keutamaannya 18 September 2021