Mengetahui 7 Etika Bertetangga Ala Rasulullah SAW

25 August 2021

Selain pada keluarga, umat Islam juga sangat dianjurkan untuk dekat dengan tetangga. Sebab, manusia adalah makhluk sosial yang pasti membutuhkan bantuan orang lain. Dalam bertetangga, tentu ada aturan serta etika yang berlaku sehingga bisa hidup berdampingan dengan harmonis. Nah, dalam agama islam ada lho etika bertetangga ala Rasulullah SAW.

Etika Bertetangga ala Rasulullah

Ada setidaknya 7 (tujuh) etika atau adab bertetangga ala Rasulullah yang patut diketahui oleh umat Islam. Etika-etika ini sangat dianjurkan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Apa sajakah itu?

  • Mencintai kebaikan untuk tetangga kita sebagaimana kita menyukai kebaikan itu untuk diri sendiri
  • Turut gembira ketika tetangga mendapatkan kebaikan atau kebahagiaan. Dianjurkan juga untuk jauh dari sikap dengki ketika mendengarnya
  • Sebisa mungkin memberi pertolongan ketika tetangga terkena musibah. Bantuan tak hanya berupa materi namun juga bisa dukungan moril.

Baca Al-quran tanpa batas waktu dan tempat, ini solusinya!

  • Menghindari perilaku yang mungkin menyakiti tetangga, baik perbuatan atau perkataan.
  • Mengunjungi saat hari raya dan menyambut undangan jika diberi undangan oleh tetangga.
  • Selalu bersikap toleran kepada tetangga, namun tidak untuk perkara maksiat.
  • Tidak bersifat kikir kepada tetangga terutama yang sedang membutuhkan bantuan. Bantu selagi bisa.

Hadits yang Membahas Tentang Tetangga

Ingin tahu bukti bahwa ajaran Islam juga membahas mengenai tetangga? Terdapat banyak sekali hadits yang menyebutkan tentang tetangga. Beberapa di antaranya akan kami tuliskan di bawah ini. Simak dengan baik ya!

  • Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah ia berbuat baik kepada tetangganya.” (HR Bukhari-Muslim).
  • “Dan berbuat baiklah kepada tetanggamu, niscaya engkau menjadi seorang Muslim.” (HR Ibnu Majah).
  • “Jibril terus-menerus berwasiat kepadaku (untuk berbuat baik) terhadap tetangga, hingga aku yakin ia (seorang tetangga) akan mewariskan harta kepadanya (tetangganya).” (HR Bukhari-Muslim).
  • “Dan demi Dzat yang jiwaku berada dalam genggaman-Nya, tidaklah seseorang beriman hingga ia mencintai untuk tetangganya, atau beliau berkata, untuk sudaranya apa yang ia cintai untuk dirinya sendiri.” (HR Muslim).

Fitur islami terlengkap di aplikasi MAQMUR. Download sekarang juga!

  • Rasulullah SAW bersabda, “Bukanlah seorang Mukmin, orang yang kenyang sementara tetangganya kelaparan di sampingnya.” (HR Bukhari).
  • Nabi SAW bersabda, “Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari Akhir, maka janganlah ia menyakiti tetangganya.” (HR Bukhari).
  • Rasulullah bersabda, “Sebaik-baik sahabat adalah yang paling baik terhadap sahabatnya, dan sebaik-baik tetangga adalah yang paling baik terhadap tetangganya.” (HR Tirmidzi).
  • “Janganlah seorang diantara kalian melarang tetangganya untuk meletakkan kayu di tembok rumahnya.” (HR Bukhari).

Manfaat Memperlakukan Tetangga Dengan Baik

Pada beberapa hadits disebutkan bahwa ada manfaat yang didapat jika kamu memperlakukan tetangga dengan baik. Namun yang paling utama adalah dengan berbuat baik pada tetangga maka InsyaAllah akan tercapai keridhaan Allah. Serta, ini artinya kamu telah mengikuti atau melakukan apa yang disampaikan dan dicontohkan oleh Rasulullah.

Bahkan tentang perlakuan baik pada tetangga juga disebut dalam sebuah hadits dimana Rasulullah mengatakan bahwa dengan membagikan sayur pun sudah termasuk kebaikan.

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا ابْنُ إِدْرِيسَ أَخْبَرَنَا شُعْبَةُ ح و حَدَّثَنَا أَبُو كُرَيْبٍ حَدَّثَنَا ابْنُ إِدْرِيسَ أَخْبَرَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي عِمْرَانَ الْجَوْنِيِّ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الصَّامِتِ عَنْ أَبِي ذَرٍّ قَالَ إِنَّ خَلِيلِي صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَوْصَانِي إِذَا طَبَخْتَ مَرَقًا فَأَكْثِرْ مَاءَهُ ثُمَّ انْظُرْ أَهْلَ بَيْتٍ مِنْ جِيرَانِكَ فَأَصِبْهُمْ مِنْهَا بِمَعْرُوفٍ

Telah menceritakan kepada kami Abu Bakr bin Abu Syaibah; Telah menceritakan kepada kami Ibnu Idris. Telah mengabarkan kepada kami Syu’bah. Demikian juga diriwayatkan dari jalur lainnya, Dan telah menceritakan kepada kami Abu Kuraib. Telah menceritakan kepada kami Ibnu Idris. Telah mengabarkan kepada kami Syu’bah dari Abu Imran Al Jauni dari Abdullah bin Ash Shamit dari Abu Dzar dia berkata: Kekasih saya, Rasulullah SAW pernah berpesan kepada saya: Apabila kamu memasak kuah sayur, maka perbanyaklah airnya, lalu lihatlah jumlah keluarga tetanggamu dan berikanlah sebagiannya kepada mereka dengan baik, (HR Muslim).

Baca Juga Artikel Terbaru Kami

Blog, Inspirasi Islami
Lewat Depan Orang Shalat, Apa Hukumnya? 24 September 2021
Blog, Inspirasi Islami
Mengapa Harus Hafal Asmaul Husna? 22 September 2021
Blog, Inspirasi Islami
Tahan Emosi Saat Internet Lemot, Ini Balasan Bagi Orang Sabar 21 September 2021
Blog, Inspirasi Islami
Shalat Sunnah Ba’diyah, Ini Keutamaannya 18 September 2021