Mendahului Imam Saat Shalat, Bagaimana Hukumnya?

11 October 2021

Assalamualaikum Sahabat Maqmur,

Shalat berjamaah memiliki keutamaan yang lebih besar dibandingkan shalat sendiri. Di antaranya peluang diterimanya sebuah ibadah yang lebih besar, diampuni segala dosa hingga mendapatkan pahala berlipat ganda.

Dalam shalat berjamaah, ada yang bertindak menjadi imam dan bertugas memimpin jalannya shalat. Sedang lainnya adalah makmum yang mesti mengikuti imam. Tapi bagaimana jika makmum mendahului imam saat shalat?

Hadits Yang Menjelaskan Tentang Hukum Makmum Mendahului Imam

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah, Rasulullah bersabda:

Tidakkah salah seorang dari kalian takut atau hendaklah salah seorang dari kalian apabila ia mengangkat kepalanya mendahului imam. Bahwa Allah akan mengubah kepalanya menjadi kepala keledai atau Allah akan mengubah rupanya menjadi rupa keledai.

Hadits ini tidak semata-mata bermakna bahwa mereka yang mendahului gerakan imam akan diubah menjadi keledai, namun diibaratkan memiliki sifat seperti keledai yang identik dengan sifat bodoh atau ceroboh. Dari hadits ini dimaknai bahwa mendahului imam saat shalat hukumnya dilarang. Lebih ditegaskan lagi dalam hadits riwayat Anas bin Malik yang berbunyi:

Pada suatu hari Rasulullah mengimami kami shalat. Selesai shalat beliau menghadap kami dan berkata,

Wahai sekalian manusia, aku adalah imam kalian. Janganlah kalian mendahului aku ketika ruku’, sujud, berdiri dan salam. Karena aku dapat melihat kalian, di hadapanku maupun di belakangku

Dari kedua hadits ini maka sudah jelas disimpulkan bahwa mendahului imam ketika sedang shalat adalah dilarang.

BACA JUGA: Susah Bangun Shalat Subuh? Baca Ini Segera

Adakah Aturan Lain Dalam Menjadi Makmum?

Dari NU Online disebutkan bahwa ada 3 hal yang berkaitan dengan mendahului atau menyamai imam, yaitu:

  1. Dalam posisi. Jika seorang makmum yakin bahwa posisinya sudah mendahului imam maka shalatnya dinilai tidak sah. Namun dapat dikecualikan dengan adanya kondisi darurat atau terancam.
  2. Takbiratul ihram. Tidak sah shalat yang dilakukan seorang makmum yang mendahului takbiratul ihram imamnya. Pun jika melakukannya secara bersamaan. Oleh karena itu, Rasulullah perna berpesan:
    Janganlah kalian tergesa-gesa mengikuti imam. Setelah imam bertakbir, barulah kalian bertakbir.
  3. Selain kedua hal di atas. Maksudnya, jika seorang makmum mendahului imam dua rukun secara berturut-turut maka shalatnya menjadi batal. Namun hal ini bisa ditolerir jika makmum melakukannya tanpa sengaja dengan alasan seperti lupa atau tidak mengetahui pasti gerakan imam.
BACA JUGA: Lewat Depan Orang Shalat, Apa Hukumnya?

Rasulullah SAW bersabda,

Imam sendiri dibuat untuk diikuti (makmum). Karena itu, janganlah kalian menyalahinya,

(HR Malik)

Dari berbagai penjelasan di atas telah kita ketahui bersama jika makmum dilarang mendahului imam. Pun saat dilakukan maka shalat makmum tersebut terancam dianggap batal atau tidak sah.

Meski singkat, namun semoga informasi ini bermanfaat ya. Semoga tak ada lagi kebingungan dan keraguan dalam melaksanakan shalat berjamaah. Sehingga shalat berjamaah pun terlaksana dengan baik dan berbagai keutamaannya bisa didapatkan. Tak lupa juga untuk melengkapi ibadah dan amalan lainnya seperti membaca alquran, melakukan puasa dan bersedekah ya.

Jangan lupa untuk m,en-download Maqmur di Google Play dan dapatkan fitur menarik kami seperti Pengingat Shalat, Al-Quran Digital, sampai Penunjuk Kiblat.

Baca Juga Artikel Terbaru Kami

Blog, Inspirasi Islami
Selain Samawa, Ucapkan Ini Doa Untuk Pengantin Baru 22 October 2021
Blog, Inspirasi Islami
Marak Kabar Perceraian, Ini Doa Rumah Tangga Langgeng 21 October 2021
Blog, Inspirasi Islami
Rasulullah Sunnahkan 7 Hal Ini Saat Bangun Tidur 20 October 2021
Blog, Inspirasi Islami
Bulan Baik Untuk Menikah, Salah Satunya Bulan Ini 19 October 2021