Membaca Terjemahan Al-quran, Adab Dan Pahalanya

26 October 2021

Assalamualaikum Sahabat Maqmur,

Seperti yang kita tahu, al-quran adalah kitab suci paling mulia yang diturunkan pada Nabi Muhammad SAW. Kitab ini ditulis dengan bahasa Arab dan digunakan di seluruh dunia. Namun, kemudian al-quran juga tersedia dengan versi dimana di dalamnya terdapat bacaan arab, latin serta terjemahannya. Lalu apakah ada beda membaca terjemahan al-quran dengan bacaan arab atau latinnya?

Pada dasarnya, al-quran ditulis dengan bahasa Arab. Untuk bisa membacanya tentu kamu mesti mempelajari bahasa Arab terlebih dahulu. Tentu saja, selama proses belajar tersebut kamu mungkin membaca al-quran dengan terbata-bata. Tak perlu minder, sebab meski terbata-bata kamu juga tetap mendapatkan pahala loh. Sebagaimana dalam sebuah hadits disebutkan:

عَن عَائِشَةَ رَضي اللٌهُ عَنهاَ قَالَتُ:قَالَ رَسُولُ اللٌهِ صَلٌي اللٌهُ عَلَيهِ وَ سَلٌم الَماهر باِلقُرانِ مَعَ السَفَرَةَ الكِرَامِ الَبَرَرَةِ وَاٌلَذِي يَقُراٌ القُرانَ وَيَتَتَعتَعُ فِيه وَهُوَ عَلَيهِ شَاقٌ لَه اَجَران (رواه البخارى ومسلم وابو داوود والترمذى وابن ماجه).

Dari Aisyah R.H.A berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda,

Orang yang ahli dalam al-quran akan berada bersama malaikat pencatat yang mulia lagi benar, dan orang terbata-bata membaca Alquran sedang ia bersusah payah (mempelajarinya), maka baginya pahala dua kali. (HR Bukhari, Muslim, Abu Daud)

Lalu, Bagaimana Jika Membaca Al-quran Namun Dengan Bacaan Latinnya Saja?

Ada beberapa pendapat yang dapat dipertimbangkan, salah satunya menyebutkan bahwa sesungguhnya seorang muslim sepatutnya dapat membaca al-quran dengan tulisan arabnya. Sebab ditakutkan jika membaca latinnya saja maka akan tersesat. Bagaimana bisa?

Huruf Arab diketahui berbeda dengan latin, bahkan disebut tidak ada padanan yang benar-benar pas. Setiap huruf Arab dikatakan memiliki karakter, sifat dan cara membunyikan yang khusus dan unik. Tak heran ya jika membaca al-quran selalu diajarkan lewat pelafalan. Oleh karena itu, menurut pendapat ini membaca al-quran dengan mengeja huruf latinnya saja dapat merusak bacaan dan menuju kekeliruan.

Lalu, Bagaimana Jika Membaca Al-quran Namun Dengan Bacaan Latinnya Saja?

Untuk menjawab pertanyaan ini, kita mungkin perlu mengingat kembali tentang keutamaan membaca al-quran. Tak hanya mendapatkan pahala yang berlimpah namun hingga dapat menyelamatkan orang tua di akhirat nanti. Oleh karena itu, Selain itu, dalam menyikapi al-quran, terdapat 5 perkara yaitu:

  • Dengar
  • Baca
  • Hafalkan
  • Pahami
  • Amalkan

Lalu apa boleh membaca terjemahan al-quran saja? Sebaiknya, membaca terjemahan al-quran dilakukan demi mentadaburi kitab suci ini lebih dalam lagi. Jadi, membaca al-quran tetap dengan huruf arabnya lalu diperbolehkan baca terjemahannya agar makin faham dengan maknanya.

Apakah Membaca Terjemahan Al-quran Harus Wudhu?

Sekarang ini sudah makin banyak muslim yang membaca al-quran terjemahan. Tujuannya tak lain untuk memahami makna kata yang dilafalkan pada surat atau ayat yang dibaca. Lalu apakah dengan begitu membaca terjemahan alquran mesti wudhu terlebih dahulu?

Sayyid Al-Alawi Ibnu Sayyid Al-Abbas pada kitab Afidhul Al-Khabir menyebutkan bahwa terjemahan berarti memindah. Sedang, ada juga dua pengertian yakni Ma’nawiyah Tafsiriyah (mengurai dan menjelaskan ucapan dengan bahasa lain tanpa terikat dengan sususan huruf namun tetap menjaga naskah asli dengan runtutannya), ada juga terjemahan Harfiyah (mengganti kata asli dengan kata lain namun berarti sama hanya dengan bahasa berbeda).

Nah, alquran terjemahan disebut termasuk dalam terjemahan Ma’awiyah Tafsiriyah. Oleh karena itu, disimpulkan bahwa menyentuh atau memegangnya dalam tidak berwudhu hukumnya boleh.

Baca Juga Artikel Terbaru Kami

Blog, Inspirasi Islami
Keutamaan Sholat Tepat Waktu dan Tips Melaksanakannya 6 December 2021
Blog, Inspirasi Islami
Doa Pagi Yang Berisi Permintaan Rasulullah 2 December 2021
Blog, Inspirasi Islami
Jangan Membaca Al-qur’an Dengan Niat Berikut Ini 30 November 2021