Membaca ‘Amin’ Setelah Imam, Harus Lantang Atau Lirih?

4 November 2021

Assalamualaikum Sahabat Maqmur,

Saat sedang shalat berjamaah, sudah jadi hal yang biasa jika seorang makmum mengikuti apa yang dilakukan oleh imam. Misalnya, membaca bacaan shalat hingga mengucapkan amin setelah surat al-fatihah. Nah, pernah kan kamu temukan beberapa makmum ada yang mengucapkan amin secara lirih ada juga yang lantang dan keras. Sebenarnya, mana yang benar untuk dilakukan?

Hukum Membaca Amin Setelah Surat Al-Fatihah

Dari berbagai sumber disebutkan bahwa mengucapkan amin setelah membaca surat al-Fatihah adalah sunah. Sunah ini bahkan juga berlaku bahkan untuk hal selain shalat. Sebagaimana Imam Nawawi dalam kitab al-Majmu syarh al-Muhadzzab menyebutkan:

Ashhab kita (ulama mujtahid dalam mazhab Syafi’i) berpendapat bahwa disunahkan mengucapkan amin bagi setiap orang yang selesai membaca surat al-Fatihah, baik di dalam salat maupun di luar salat. Al-Wahidi berpendapat bahwa di dalam salat lebih dianjurkan.

Bagaimana Hukum Membaca Amin Setelah Imam Selesai Membaca Surat al-Fatihah?

Seperti yang disebutkan sebelumnya, hukum membaca amin setelah bacaan surat al-fatihah hukumnya sunah dalam shalat. Hal ini berlaku bagi imam dan juga makmum. Bagi imam, bacaan amin diucapkan dengan jahr atau dikeraskan bacaannya. Selain itu, ini juga sunah bagi mereka yang shalat sendiri, baik laki-laki atau perempuan, anak-anak atau dewasa serta mereka yang shalat dalam keadaan berdiri, duduk, berbaring dan juga shalat sunnah dan fardhu.

Dalam aturannya, seperti yang ditemukan dalam hadits Rasulullah disebutkan bahwa ucapan amin dianjurkan dibaca bersamaan dengan aminnya imam. Salah satu hadits menyebutkan:

Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda: Apabila imam mengucapkan amin, maka ucapkan juga lah amin oleh mu (para makmum). Sesungguhnya siapa yang bersamaan ucapan ãminnya dengan ucapan amin para malaikat, Allah ampuni dosanya yang terdahulu.

H.R. al-Bukhari, Muslim, Malik, Abu Daud, al-Tirmidzi, dan lain-lain

Dalam hadits lain disebutkan apa manfaat mengucapkan amin bersamaan dengan imam. Hadits tersebut berbunyi:

Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda: Apabila salah seorang kamu mengucapkan amin, maka para malaikat di langit juga mengucapkan amin. Sesungguhnya siapa yang bersamaan ucapan ãminnya dengan ucapan amin para malaikat, Allah ampuni dosanya yang terdahulu.

H.R. al-Bukhari dan Muslim

Apakah Ucapan Amin Harus Dibaca Lantang Atau Lirih?

Dalam sebuah hadits disebutkan tentang bagaimana cara mengucapkan amin setelah imam selesai membaca surat al-fatihah. Pada hadits tersebut disebutkan:

Imam Syafi’i berkata dalam kitab al-Umm: Hakam bin Khalid mengabarkan kepada kami dari Ibn Juraij dari ‘Atha’, ia berkata: Aku mendengar para imam, yakni Ibn Zubair dan imam-imam setelahnya mengucapkan amin, begitu juga orang yang mengikuti mereka di belakangnya juga mengucapkan amin, sehingga masjid pun bergemuruh.

Dari hadits ini kemudian dapat disimpulkan bahwa sebagaimana amin yang diucapkan oleh imam, amin yang diucapkan oleh makmum juga mesti diucapkan dengan suara yang terdengar. Bahkan dalam hadits disebutkan masjid sampai bergemuruh. Yang artinya, makmum mengucapkan amin dengan lantang dan keras.

Sudah tidak bingung lagi kan bagaimana cara mengucapkan amin setelah imam selesai membaca surat al-fatihah? Temukan beragam informasi dan inspirasi islami lainnya hanya di Maqmur.

Baca Juga Artikel Terbaru Kami

Blog, Inspirasi Islami
Keutamaan Sholat Tepat Waktu dan Tips Melaksanakannya 6 December 2021
Blog, Inspirasi Islami
Doa Pagi Yang Berisi Permintaan Rasulullah 2 December 2021
Blog, Inspirasi Islami
Jangan Membaca Al-qur’an Dengan Niat Berikut Ini 30 November 2021