Home » Blog » Manfaat Sedekah Berdasarkan Al-quran dan Hadits

Manfaat Sedekah Berdasarkan Al-quran dan Hadits

Sedekah atau shadaqa diartikan sebagai jujur, benar dan memberi dengan ikhlas. Karena itu, tak heran jika bersedekah bisa dimaknai sebagai orang-orang yang berlaku jujur kepada dirinya tentang kelebihan yang telah diberi oleh Allah SWT. Sedekah sendiri ada yang bersifat wajib, ada juga yang sifatnya sunnah atau spontan atau sukarela.

Selain itu, sedekah juga bisa dibedakan dari jenisnya yaitu sedekah materi, sedekah non materi dan sedekah jariyah.

  • Sedekah materi. Sesuai namanya, sedekah ini bentuknya adalah pemberian barang kepada orang lain seperti makanan, minuman, uang dan lainnya.
  • Sedekah non materi biasanya dilakukan tanpa harus mengeluarkan materi. Sedekah jenis ini bisa dilakukan dengan cara memberi tenaga, nasihat, senyuman atau pikiran kepada sesama.
  • Sedekah jariyah adalah sedekah yang manfaatnya akan terus berlanjut meski pemberi sedekah telah meninggal dunia. Contohnya seperti pembangunan masjid, memberikan ilmu atau lainnya.

Bagaimana atau apapun bentuk sedekah yang kamu lakukan tetap akan dipandang terpuji dan disukai oleh Allah SWT. Sebab sedekah itu masuk ke dalam amalan yang sifatnya al-muta’ddiyah atau manfaatnya dirasakan pemberi serta penerima. Karenanya bahkan Rasulullah mengajarkan untuk bersedekah sebisa mungkin.

Dalam al-quran surat at-talaq ayat 7, tentang bersedekah Allah berfirman :

“Hendaklah orang yang mampu memberi nafkah menurut kemampuannya. Dan orang yang disempitkan rezekinya hendaklah memberi nafkah dari harta yang diberikan Allah kepadanya. Allah tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan sekadar apa yang Allah berikan kepadanya. Allah kelak akan memberikan kelapangan sesudah kesempitan.”

Dari ayat ini dapat kita simpulkan bahwa siapapun baik yang berkecukupan atau tidak hendaknya melakukan sedekah. Sebab Allah selalu cukupkan bagi mereka rezekinya. Selain itu, seperti yang telah disebutkan sebelumnya bahwa sedekah tak hanya tentang materi namun juga bisa dengan hal sesederhana senyuman. Hal ini seperti yang disabdakan Rasulullah SAW, “Senyummu kepada saudaramu adalah sedekah.” (HR At-tirmidzi).

Lantas apa yang masih membuatmu tak bersedekah? Dalam sedekah itu ada banyak sekali manfaat yang bisa dirasakan. Bahkan terangkum dalam surat al-quran serta hadits tentang manfaat dan keutamaan sedekah. Di antaranya :

Harta dan pahala yang berlipat ganda

“Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki  maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah dengan pinjaman yang baik, niscaya akan dilipatgandakan (pahala) kepada mereka dan bagi mereka pahala yang banyak.” (QS. Al-Hadid: 18). 

Amalan yang tak terputus bahkan sampai meninggal dunia

“Apabila anak cucu Adam itu mati, maka terputuslah semua amalnya kecuali tiga perkara: Shodaqoh jariyah, anak sholeh yang memohon ampunan untuknya (ibu dan bapaknya) dan ilmu yang bermanfaat setelahnya.” (diriwayatkan Abu Hurairah ra)

Tak akan membuat seorang umat menjadi miskin

“Perumpaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai. Pada tiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Mahaluas, Maha Mengetahui.”(QS. Al Baqarah: 261). 

Dan,

“Sedekah itu tidak akan mengurangi harta. Tidak ada orang yang memberi maaf kepada orang lain, melainkan Allah akan menambah kemuliaannya. Dan tidak ada orang yang merendahkan diri karena Allah, melainkan Allah akan mengangkat derajatnya.” (HR. Muslim) [No. 2588 Syarh Shahih Muslim]

Menambah umur dan menghindarkan dari kematian yang buruk

“Sesungguhnya sedekahnya orang muslim itu dapat menambah umurnya, dapat mencegah kematian yang buruk, Allah akan menghilangkan darinya sifat sombong, kefakiran dan sifat bangga pada diri sendiri.”(HR. Thabrani). 

Penghapus doa

“Sedekah itu dapat menghapus dosa sebagaimana air itu memadamkan api.” (HR. At-Tirmidzi). 

Menjauhkan dari api neraka

“Jauhkan dirimu dari api neraka walaupun hanya dengan (sedekah) sebutir kurma.”(Muttafaqun ‘alaih). 

Mendapatkan naungan di hari kiamat

“Setiap orang berada di bawah naungan sedekahnya (pada hari kiamat) hingga diputuskan di antara manusia atau ia berkata: “Ditetapkan hukuman di antara manusia.” Yazid berkata: “Abul Khair tidak pernah melewati satu haripun melainkan ia bersedekah padanya dengan sesuatu, walaupun hanya sepotong kue atau bawang merah atau seperti ini.” (HR. Al-Baihqi, Al-Hakim dan Ibnu Khuzaimah). 

Dan,

“Naungan orang beriman di hari Kiamat adalah sedekahnya.”(HR Ahmad). 

Menutup 70 pintu keburukan

“Sedekah itu bisa menutup 70 pintu keburukan”.

Setelah melihat begitu banyak manfaat dan keutamaan bersedekah, maukah kamu melakukannya segera? Selagi masih diberi kesempatan dan umur, marilah memperbanyak sedekah sebagaimana membaca al-quran dan shalat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *