Ini Syarat Dan Tata Cara Penyembelihan Hewan Kurban

29 June 2021

Muhammadiyah tetapkan Idul Adha 1442 H jatuh pada tanggal 20 Juli 2021. Ini berarti kurang dari satu bulan kita akan merayakan hari raya kurban. Dalam perayaan hari raya ini biasanya dilakukan juga penyembelihan hewan kurban. Ini berdasarkan kisah Nabi Ibrahim yang diperintahkan untuk menyembelih anaknya, Nabi Ismail. Meski kemudian karena ketaatan pada Allah terbukti, Nabi Ismail digantikan dengan seekor kibas atau kambing oleh-Nya.

Unduh Aplikasi MAQMUR Di Ponselmu Sekarang Juga

Dalam hal menyembelih hewan kurban tentu tidak dilakukan dengan asal. Ada syarat, ketentuan dan juga tata cara yang harus ditaati. Tak hanya untuk penyembelih namun juga bagi hewan yang akan disembelih. Apa saja yang harus diperhatikan? Simak penjelasannya berikut ini.

Syarat Orang Yang Menyembelih Hewan Kurban

Untuk menyembelih hewan kurban, ada syarat umum yang harus dipenuhi yaitu beragama islam atau ahli kitab, baligh dan juga berakal sehat. Selain itu, sebaiknya penyembelihan hewan kurban dilakukan oleh orang yang sudah terbiasa atau mampu dan ahli melakukan pekerjaan ini dengan cekatan dan cepat.

Yang tak kalah penting adalah alat untuk penyembelihan hewan kurban. Gunakan pisau yang tajam sehingga ketika disembelih, hewan tidak akan merasa tersiksa. Ketika menyembelih hewan kurban tentu si penyembelih harus tahu bagaimana tata cara yang benar dan sesuai dengan syariat.

Tata Cara Penyembelihan Hewan Kurban

“Dari Anas bin Malik ra bahwa Nabi Muhammad SAW pernah menyembeli dua ekor domba bertanduk, beliau sembelih dengan tangannya. Beliau baca Basmalah dan bertakbir (Allahu akbar).” (HR Bukhari dan Muslim)

Dari hadits ini kita dapat melihat bagaimana tata cara dasar penyembelihan hewan kurban. Pertama, seorang muslim yang menyembelih haruslah memenuhi syarat. Kemudian, saat menyembeli disyariatkan menyebut nama Allah SWT dan sunnah untuk membaca Allahu Akbar setelah membaca Bismillah. Setelah itu, ada beberapa bacaan doa yang bisa diucapkan seperti :

  • Hadza minka wa laka
  • Hadza minka wa laka ‘anni atau ‘an fulan (kemudian menyebutkan nama orang yag berkurban atau shohibul kurban
  • Allahumma taqabbal minni atau min fulan (kemudian menyebutkan nama shohibul kurban)
  • Allahumma haadzihi minka wa ilaika, fataqabbal minnii ya kariim. Doa ini disunnahkan dibaca ketika menyembelih.

Selain doa di atas, ada juga doa yang dianjurkan oleh Ibnu Ummar yaitu :

“Wajjahtu wajhi lillazi fatharos samawati wal ardha hanifaw wama ana minal musyrikin, inna sholati wa nusuki wa mahyaya wa mamati lillahi rabbil ‘alamin, la syarikalahu wa bizalika umirtu wa ana minal muslimin. Bismillahirrahmanirrahim, allahumma sholli ‘ala sayyidina muhammad wa ‘ala ali sayyidina muhammad, allahu akbar, allahu akbar, allahu akbar, wa lillahil hamd, allahumma hazihi minka wa ilaika fataqobbal minni/min fulan (sebut nama shohibul qurban), kama taqobbalta min ibrahim kholilika.”

Syarat Hewan Yang Akan Dikurbankan

Menurut Ketua Majelis Ulama Indonesia Kota Depok, Ahmad Dimyati dilansir dari Republika, syarat hewan untuk dikurbankan adalah harus hewan ternak. Yakni sapi, kambing, unta maupun domba. Selain itu, tidak disarankan untuk disembelih.

“Hewan yang sah untuk qurban adalah hewan yang sehat tidak bercacat, tidak sedang sakit, tidak pincang, tidak sangat kurus, tidak putus telinganya, tidak putus ekornya, dan telah harus mencukupi umurnya,” tambahnya.

Untuk kambing atau domba yang diperbolehkan untuk dikurbankan adalah yang sudah berumur dua tahun lebih, sedangkan untuk domba atau biri-biri yang berusia satu tahun lebih dan atau sudah lepas gigi. Untuk sapi atau kerbau, usia yang diperbolehkan adalah lebih dari dua tahun. Untuk unta, usia yang diperbolehkan adalah yang berumur lima tahun lebih.

Rukun Dan Sunnah Dalam Penyembelihan Hewan Kurban

Adapun rukun dalam menyembelih hewan kurban yaitu penyembelih yang beragama islam atau ahli kitab, hewan yang halal dan alat yang tajam dan dapat melukai. “Menyembelihnya harus sampai putus kerongkongannya dan sampai putus pembuluh tempat berlalunya makanan,” jelas Dimyati.

Selain itu ada sunnah yang harus diperhatikan seperti memotong dua urat di kanan kiri leher agar hewan lekas mati dan tidak tersiksa terlalu lama. Kemudian, hewan digulingkan ke rusuk sebelah kiri agar mudah disembelih dan menghadap arah kiblat.

Baca Juga : Kementerian Agama Terbitkan Edaran Terkait Idul Adha 1442 H

Baca Juga Artikel Terbaru Kami

Blog, Inspirasi Islami
Amalan Sunnah Hari Jumat Oleh Nabi Muhammad 15 September 2021
Blog, Inspirasi Islami
Baca Doa Dan Dzikir Ini Setelah Shalat Fardhu 14 September 2021
Blog, Inspirasi Islami
Doa Untuk Anak, Dapat Dibaca Setelah Shalat 13 September 2021