Ini Penyebab Boros Menurut Islam

3 June 2021

Kamu pasti pernah ya mengalami waktu dimana, rasanya baru gajian tapi kok tidak punya uang sisa untuk ditabung. Atau kamu selalu hampir kehabisan uang di penghujung bulan. Ini berarti kamu memiliki cara yang buruk dalam mengelola keuangan. Mungkin kamu tidak mengelola uang dengan tepat atau terlanjur boros. Tak apa, ini masih bisa diperbaiki selama kamu mau mengusahakannya. 

Dalam Islam, ternyata bisa diketahui loh penyebab mengapa uang yang kamu miliki selalu habis? Penjelasannya bisa kamu temukan di bawah ini. 

Susah berhemat alias boros

Sebagai manusia, sering kali kita tidak bisa mengontrol kemauan termasuk juga dalam hal menggunakan uang. Sudah masak atau dimasakin, tapi masih ingin jajan ini itu. Ada diskon atau flash sale, lalu impulsif beli barang yang tidak terlalu dibutuhkan. Ini jelas tanda kamu orang yang susah berhemat alias boros karena tidak bisa mengontrol diri. 

Dalam surat Al-Furqon ayat 67 disebutkan, “Dan orang-orang yang apabila membelanjakan (harta), mereka tidak berlebih-lebihan, dan tidak (pula) kikir, dan adalah pembelanjaan itu di tengah-tengah antara yang demikian.” Ini merupakan anjuran untuk setiap umat Islam agar berperilaku hemat dan tidak berlebihan sehingga tidak sampai mengalami kehabisan uang. 

Tidak suka bersedekah

Bersedekah memang berarti mengeluarkan sejumlah uang tapi tidak serta merta disebut boros. Perilaku ini justru sangat dianjurkan bahkan merupakan perintah langsung dari Allah SWT. Mengapa harus bersedekah? Sebab dengan bersedekah berarti kamu sudah mensucikan harta yang kamu miliki. Pun, dalam harta yang kamu dapatkan tersebut ada hak yang dipunyai oleh orang lain. 

Jika kamu sering kehabisan uang, mungkin salah satu penyebabnya adalah karena kamu tidak suka bersedekah. Baca hadits berikut ini, “Bersedekahlah kalian, karena sesungguhnya sedekah dapat menambah harta yang banyak. Maka bersedekahlah kalian, niscaya Allah menyayangi kalian.” Tak perlu menunggu punya harta yang banyak untuk bersedekah. Berapapun nominalnya, selagi diberikan secara ikhlas maka Allah akan beri balasan.

Berperilaku kikir dan pelit

Berhemat tentu berbeda dengan kikir dan pelit meski mirip sekali. Bersifat kikir dan pelit artinya kamu enggan berbagi kepada orang lain dalam segala hal. Sedang berhemat artinya kamu memberi batasan dalam berbagi sesuai dengan tujuan dan kemampuan. Berperilaku kikir dan pelit tidak disukai dalam Islam. 

Bahkan disebutkan kalau kamu kikir dan pelit maka akan ditutup pintu rezekimu kelak. Tentang perilaku kikir dan pelit, Allah berfirman lewat surat Ali Imran ayat 180, “Sekali-kali janganlah orang-orang yang bakhil dengan harta yang Allah berikan kepada mereka dari karunia-Nya menyangka, bahwa kebakhilan itu baik bagi mereka. Sebenarnya kebakhilan itu adalah buruk bagi mereka. Harta yang mereka bakhilkan itu akan dikalungkan kelak di lehernya di hari kiamat. Dan kepunyaan Allah-lah segala warisan (yang ada) di langit dan di bumi. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.”

Tidak beribadah kepadaNya

Ternyata ada hubungan erat antara ibadah dan juga rezeki. Jadi ketika kamu sering kehabisan uang atau tidak memiliki uang, salah satu sebabnya adalah karena kamu tidak dekat kepada Allah SWT, Sang Pencipta. 

Banyak hadits dan surat alquran yang menjelaskan tentang hubungan erat antara ibadah dan rezeki. Salah satunya adalah surat Ath-Talaq ayat 2-3 yang berbunyi, “Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya dia akan mengadakan baginya jalan keluar dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.” Lantas, mengapa tak mulai beribadah kepadaNya agar dijamin rezeki untukmu? Sesibuk apapun, jangan tinggalkan sholat dengan menghadap ke arah kiblat-Nya. Kapanpun dan dimanapun, perbanyak baca alquran meski alquran digital sekalipun. 

Dalam mengelola keuangan agar tidak kehabisan, banyak sekali tips dan trik yang bisa kamu lakukan. Semua bisa kamu sesuaikan dengan tujuan keuanganmu sendiri. Yang paling umum adalah membagi penghasilan dengan formula 50-30-20 dimana 50 persen adalah untuk kebutuhan (baik sehari-hari, tagihan maupun tanggungan), 30 persen untuk keinginan (seperti hobi, makan di luar atau berbelanja hal kesukaan) dan 20 persen untuk ditabung atau diinvestasikan. Selain itu, kamu bisa memanfaatkan aplikasi seperti Maqmur untuk transaksi keuangan dengan prinsip syariah dan dilengkapi fitur Islami untuk menjaga ibadahmu. 

Unduh Aplikasi MAQMUR Di Ponselmu Sekarang Juga

Baca Juga Artikel Terbaru Kami

Blog, Inspirasi Islami
Amalan Sunnah Hari Jumat Oleh Nabi Muhammad 15 September 2021
Blog, Inspirasi Islami
Baca Doa Dan Dzikir Ini Setelah Shalat Fardhu 14 September 2021
Blog, Inspirasi Islami
Doa Untuk Anak, Dapat Dibaca Setelah Shalat 13 September 2021