Ini 6 Kondisi Yang Memungkinkan Seseorang Sholat Tidak Tepat Waktu

27 May 2021

Bagaimana hukumnya ketika seorang muslim sholat tidak tepat waktu? Ini mungkin menjadi salah satu pertanyaan tentang agama Islam yang terpikirkan olehmu. Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, mungkin kamu perlu tahu bahwa untuk soal beribadah, sebenarnya agama Islam bukanlah agama yang memberatkan. Meski ada aturan serta rukun dan syarat sah yang harus dipatuhi.

Adapun syarat sah yang harus dipenuhi ketika akan melakukan ibadah sholat yaitu :

  • Sudah masuk waktu sholat. Terutama untuk sholat fardhu yang sudah ditentukan waktu pelaksanaannya. Adapun sholat fardhu beserta waktu pelaksanaannya : Shubuh – pagi, Dhuhur – siang, Ashar – sore, Maghrib – petang, Isya’ – malam. Sholat-sholat tersebut juga memiliki jumlah rakaat yang berbeda-beda.
  • Suci dari hadats besar dan kecil. Tubuh harus dalam keadaan suci dan yang dimaksudkan adalah dari hadats besar maupun kecil. Untuk hadats besar, seorang muslim harus mensucikannya dengan mandi besar. Sedang untuk hadats kecil, bisa disucikan dengan berwudhu saja.
  • Pakaian dan tempat juga harus suci. Tak hanya badan saja, pakaian yang dikenakan serta tempat pelaksanaan ibadah sholat juga harus dalam keadaan suci. Hal ini bertujuan untuk mendapatkan kekhusyu’an dalam beribadah.
  • Aurat yang tertutup. Ibadah sholat adalah salah satu jalan untuk bertemu kepada Allah SWT, Sang Pencipta. Sudah sepatutnya jika ini dilakukan dalam keadaan yang terbaik yaitu dengan menutup aurat.

Setelah memenuhi syarat sah di atas, barulah kamu bisa melaksanakan sholat dengan tenang dan khusyu’. Lalu, kini muncul pertanyaan “apakah harus selalu sholat tepat waktu?” Untuk menjawabnya, baca dahulu tentang keutamaan sholat tepat waktu berikut ini.

Keutamaan sholat pada waktunya menurut hadits

Ada beberapa hadits yang menunjukkan bahwa menjaga waktu sholat bisa memberi banyak keutamaan. Apa sajakah itu?

  • Dari Ibn Masud radliallahu anhu, bahwa seorang laki-laki pernah bertanya Nabi shallallahu alaihi wasallam, amalan apa yang paling utama? Nabi menjawab: “Shalat tepat pada waktunya, berbakti kepada kedua orang tua, dan jihad fi sabilillah.” (HR. Bukhari) [No. 7534 Fathul Bari] Shahih.
  • Dari Abu Hurairah, bahwa ia mendengar Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: “Bagaimana pendapat kalian seandainya ada sungai di depan pintu rumah salah seorang dari kalian, lalu dia mandi lima kali setiap hari? Apakah kalian menganggap masih akan ada kotoran (daki) yang tersisa padanya?” Para sahabat menjawab, “Tidak akan ada yang tersisa sedikitpun kotoran padanya.” Lalu beliau bersabda: “Seperti itu pula dengan shalat lima waktu, dengannya Allah akan menghapus semua kesalahan.” (HR. Bukhari) [No. 528 Fathul Bari] shahih.
  • Dari Abdullah bin Amru, dari Nabi SAW; bahwasanya suatu hari beliau pernah menyebutkan mengenai shalat seraya bersabda: “Barangsiapa yang menjaganya, ia akan mempunyai cahaya, bukti dan keselamatan kelak di hari kiamat. Dan barangsiapa yang tidak menjaganya maka ia tidak mempunyai cahaya, bukti dan keselamatan pada hari kiamat dan ia akan tinggal bersama Qorun, Firaun, Haman dan Ubay bin Khalaf.” (HR. Ahmad) [No. 6288].

Meski begitu, seperti yang disebutkan di awal tadi bahwa Islam bukanlah agama yang memberatkan. Salah satu buktinya adalah adanya dispensasi bagi mereka yang berada dalam situasi atau kondisi tertentu sehingga tidak bisa menjaga waktu sholat.

Manfaatkan Fitur Pengingat Sholat Di Aplikasi MAQMUR

Kondisi yang memungkinkan seseorang tidak sholat tepat waktu

  • Waktu berbuka puasa

“Senantiasa manusia dalam kebaikan selama ia menyegerakan berbuka.” (HR. Bukhari dan Muslim). Dalam hadits ini disebutkan bahwa sebaiknya seorang muslim menyegerakan berbuka. Yang bisa juga diartikan bahwa diperbolehkan untuk tidak sholat tepat waktu meski mengingat waktu maghrib yang sempit. Namun perlu digarisbawahi juga bahwa setelah berbuka selesai, sebaiknya langsung melaksanakan ibadah sholat maghrib. Hal ini juga dilakukan Rasulullah ketika sedang berpuasa.

  • Tidak tersedianya air

Salah satu syarat sahnya sholat adalah dalam keadaan suci yang bisa dilakukan dengan berwudhu. Lantas bagaimana jika masuk waktu sholat dan tidak tersedia air? Pilihan untuk tayamum sebenarnya bisa dilakukan, namun menurut Mazhab Syafi’i lebih utama menunda sholat tetapi dengan tetap berwudhu menggunakan air. Ketimbang melakukan sholat di awal waktu, tetapi hanya dengan bertayammum dengan tanah.   

  • Menunggu untuk berjamaah

Dikisahkan, Rasulullah sering memperlambat atau menunda sebentar waktu sholat. Hal ini dilakukan karena beliau melihat belum semua jamaah atau para sahabat tiba dan berkumpul. Karenanya, menunggu untuk berjamaah diperbolehkan menjadi alasan seseorang tidak sholat pada awal waktu. Sebagaimana yang disebutkan dalam hadits, “Dan waktu Isya’ kadang-kadang, bila beliau SAW melihat mereka (para shahabat) telah berkumpul, maka dipercepat. Namun bila beliau melihat mereka berlambat-lambat, maka beliau undurkan.” (HR Bukhari Muslim)

  • Ketika hari sedang panas-panasnya

Dari Anas bin Malik RA berkata bahwa Nabi SAW, bila dingin sedang menyengat, menyegerakan sholat. Tapi bila panas sedang menyengat, beliau mengundurkan sholat. (HR Bukhari). Selain hadits ini, para ulama menyebut bahwa bila siang sedang panas-panasnya maka mustahab hukumnya untuk memundurkan waktu sholat. Namun tentunya ini dilakukan karena alasan untuk meringankan dan bisa menambah kekhusyukan.

  • Karena menahan buang air

“(Tidak ada sholat) atau ketika menahan kencing atau buang hajat.” (HR. Muslim). Dari hadits ini dapat disimpulkan bahwa tidak apa jika menunda untuk sholat di awal waktu jika sedang menahan kencing atau buang hajat.

  • Saat makanan sudah dihidangkan

Ternyata, sholat juga tak apa ditunda atau diundur waktu pelaksanaannya jika makanan sudah terhidang. Hal ini seperti yang disabdakan dalam sebuah hadits. “Tidak ada sholat ketika makanan telah terhidang.” (HR  Muslim).

Ada kalanya sholat bisa tertunda karena alasan-alasan di atas. Namun sebisa mungkin kamu sebagai muslim selalu sholat tepat waktu dengan menghadap arah kiblat yang benar ya.

Baca Juga Artikel Terbaru Kami

Blog, Inspirasi Islami
Amalan Sunnah Hari Jumat Oleh Nabi Muhammad 15 September 2021
Blog, Inspirasi Islami
Baca Doa Dan Dzikir Ini Setelah Shalat Fardhu 14 September 2021
Blog, Inspirasi Islami
Doa Untuk Anak, Dapat Dibaca Setelah Shalat 13 September 2021