Ikhtiar, Doa Dan Tawakal Adalah Kunci Sukses Dunia Akhirat

28 July 2021

Hidup setiap manusia pasti tak selalu berjalan mulus. Pasti ada naik turun atau kita biasa menyebutnya dengan nama, masalah. Meski begitu, Allah selalu menjanjikan bahwa setiap masalah atau penyakit pasti ada obat dan jalan keluarnya. Sebagai manusia, kita hanya diminta untuk ikhtiar, doa dan tawakal.

Tahukah kamu bahwa ikhtiar, doa dan tawakal juga merupakan kunci sukses dunia akhirat? Menurut ajaran Nabi Muhammad SAW, ketiga hal ini harus dilakukan secara berurutan serta tidak dapat dipisahkan. Karena itu, kamu mesti tahu bagaimana hal-hal ini seharusnya dilakukan.

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.”

Ar-Rad ayat 11

Langkah pertama, ikhtiar atau usaha

Untuk mencapai hal yang diinginkan, tentu ada usaha yang mesti dilakukan. Kita sering menyebutkan dengan ikhtiar. Dalam Islam, ikhtiar sebenarnya dimaknai sebagai kebebasan dan kemerdekaan seorang manusia dalam memilih dan menentukan perbuatnnya. Sebuah usaha hakikatnya adalah suatu pilihan yang dibuat oleh manusia untuk mendapatkan keinginannya. Karena itu, ikhtiar secara umum diartikan sebagai sebuah usaha.

Dalam al-quran, ada banyak sekali ayat yang mengisyaratkan tentang keharusan manusia untuk berikhtiar dalam hidup. Salah satunya adalah :

Apabila telah ditunaikan sembahyang, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah Swt dan ingatlah Allah Swt banyak-banyak supaya kamu beruntung.” (Q.S., al-Jum’āh: 10).

Ayat ini dapat diartikan seperti ini, selain menunaikan ibadah wajib bagi seorang muslim dianjurkan untuk selalu berikhtiar agar mendapatkan keberuntungan dalam hidup.

Sempurnakan ibadah dengan fitur islami di aplikasi Maqmur. Download sekarang juga!

Langkah kedua, doa

Setelah berusaha atau ikhtiar dengan keras, ada juga yang mesti dilakukan yaitu berdoa. Perihal ini tidak bisa dilakukan sendiri. Maksudnya, hanya dengan berdoa tanpa berusaha maka seseorang diartikan tidak bersungguh-sungguh dalam mengubah nasib atau mencapai keinginan. Pun sebaliknya, jika hanya berusaha tanpa berdoa ini berarti seseorang tersebut lupa akan hakikatnya sebagaimana manusia. Yaitu tidak ada yang lebih berkuasa atas apapun kecuali dengan izin Allah.

“Wa qāla rabbukumud’ụnī astajib lakum, innallażīna yastakbirụna ‘an ‘ibādatī sayadkhulụna jahannama dākhirīn”

“Dan Tuhanmu berfirman, ‘Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina’.”

Langkah terakhir, tawakal atau berserah diri

Setelah berikhtiar dan berdoa, maka langkah terakhir yang mesti dilakukan adalah tawakal. Ini diartikan sebagai berserah diri kepada Allah. Mengapa? Sebab Allah-lah yang mengatur seluruh alam dengan segala permasalahannya. Hanya Allah yang tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Pun Allah juga Maha Adil serta Bijaksana atas rencana dan keputusan-Nya untuk umat-Nya.

Ketika sudah berusaha dan berdoa, semestinya kita umat Islam menyerahkan segalanya kepada Allah SWT. Allah akan mengatur apa yang terbaik untuk kita dan sesuai dengan usaha serta doa yang telah kita lakukan. Selain itu, dengan bertawakal artinya kita juga akan siap dengan kenyataan apapun yang nantinya dihadapi. Sehingga kita tidak akan kecewa dan stres atau bahkan menuduh Allah tidak berlaku adil.

Diharapkan, dengan bertawakal kita akan sabar menerima apapun yang diberikan Allah. Sembari tentu saja kita wajib introspeksi diri dan tidak putus asa. Dan jika usaha serta doa kita dikabulkan, kita wajib bersyukur kepada Allah SWT.

Ayat alquran tentang ikhtiar, doa dan tawakal

Ada beberapa ayat yang menyinggung tentang usaha, doa dan tawakal. Di antaranya :

  • Tentang manusia yang mesti berusaha

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.” (Ar-Rad : 11)

  • Tentang memanjatkan doa untuk dikabulkan permintaan

“Berdoalah kepada-Ku, Aku akan mengabulkannnya” (Al-Mukmin: 60)

  • Tentang tawakal, perbuatan yang disukai Allah

“Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertwakallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang brtawakal pada-Nya.”

BACA JUGA : Ayat Tentang Sabar, Bisa Jadi Inspirasi dan Motivasi

Baca Juga Artikel Terbaru Kami

Blog, Inspirasi Islami
Amalan Sunnah Hari Jumat Oleh Nabi Muhammad 15 September 2021
Blog, Inspirasi Islami
Baca Doa Dan Dzikir Ini Setelah Shalat Fardhu 14 September 2021
Blog, Inspirasi Islami
Doa Untuk Anak, Dapat Dibaca Setelah Shalat 13 September 2021