Hukum Mengubur Dua Jenazah Dalam Satu Liang Lahad

2 October 2021

Assalamualaikum Sahabat Maqmur,

Setiap yang hidup pasti akan mengalami kematian sebab ini adalah sebuah keniscayaan. Dalam Islam, ada aturan yang wajib dilakukan untuk setiap mereka yang meninggal dunia. Aturan tersebut meliputi memandikan, memberikan kafan, menshalati dan menguburkan. Nah untuk aturan yang terakhir, terdapat pembahasan yang sering menimbulkan pertanyaan. Yakni tentang menguburkan dua jenazah dalam satu liang lahad. Apakah ini diperbolehkan?

Sebelumnya mari kita pahami terlebih dahulu bahwa menguburkan jenazah adalah hal yang wajib ketika ada orang yang meninggal. Dalam prosesnya, ada hal-hal yang juga berkaitan seperti cara meletakkan, doa yang dibaca, ukuran dan kedalaman liang kubur dan lain sebagainya. Namun kali ini kita akan secara khusus membahas tentang hukum menguburkan dua jenazah dalam satu liang lahad.

Dalam hukum Islam sebenarnya yang berlaku adalah aturan menguburkan satu jenazah pada satu liang kubur. Menguburkan dua atau lebih jenazah dalam satu liang kubur hukumnya tidak boleh. Namun ada keadaan tertentu yang kemudian menggugurkan aturan tersebut. Dikutip dari NU Online, Imam Rafi’i menyampaikan:

Sunnah dalam keadaan tidak mendesak (ikhtiyar) untuk menguburkan tiap jenazah dalam satu liang kubur. Seperti itulah yang dilakukan dan diperintahkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Andai terdapat banyak sekali jenazah oleh sebab perang atau yang lain (seperti tsunami atau tanah longsor, pen.), dan sulit bila mesti mengubur tiap jenazah dalam satu liang kubur secara sendiri-sendiri, maka dua atau tiga jenazah bisa dikuburkan dalam satu liang kubur.

Lanjut dijelaskan bahwa hal yang disampaikan tersebut sudah berdasarkan hadits bahwa Rasulullah pernah berkata kepada sahabatnya saat perang Uhud,

Galilah kubur, luaskan dan dalamkan lalu masukkan dua atau tiga jenazah dalam satu liang kubur dan taruh di depan mereka yang hafalan alqurannya paling banyak dan posisikan jenazah tersebut yang paling utama dekat dengan tembok kubur yang menghadap kiblat.

Tentang menguburkan dua jenazah dalam satu liang lahad ini ternyata memang menimbulkan penolakan. Meski begitu, seperti yang telah disebutkan sebelumnya bahwa hukumnya menjadi boleh jika keadaannya mendesak. Seperti yang ditemukan dalam kitab Iqna’. Dalam kitab ini ditegaskan bahwa:

Tidak diperbolehkan mengubur dua mayat dalam satu liang kubur. Sebaliknya setiap mayat harus disendirikan dalam kubur mereka masing-masing kecuali dalam keadaan mendesak, demi mengikuti Rasulullah. Andai ada dua mayat dikubur dalam satu liang kubur, maka hukumnya diperinci: bila sejenis (laki-laki dan laki-laki atau perempuan dan perempuan) maka hukumnya makruh menurut pendapat Imam Mawardi dan haram menurut pendapat Imam Syarkhasi. Dan pendapat haram inilah pendapat yang dikutip Imam Nawawi dalam kitab Majmu’-nya secara ringkas.

Dari pendapat-pendapat di atas kemudian dapat disimpulkan bahwa hukum untuk mengubur dua jenazah dalam satu liang lahad adalah haram. Namun jika kondisinya darurat maka diperbolehkan. Adapun kondisi yang bisa disebut sebagai darurat adalah adanya banyak kematian akibat tsunami, kebakaran, tanah longsor atau lainnya.

Temukan informasi islami nan inspiratif lainnya di MAQMUR. Jangan lupa download aplikasi MAQMUR untuk makin sempurnakan ibadahmu dengan menggunakan fitur-fitur islaminya. Ada pengingat shalat, jurnal ibadah hingga bayar zakat. Download sekarang juga!

Baca Juga Artikel Terbaru Kami

Blog, Inspirasi Islami
Keutamaan Sholat Tepat Waktu dan Tips Melaksanakannya 6 December 2021
Blog, Inspirasi Islami
Doa Pagi Yang Berisi Permintaan Rasulullah 2 December 2021
Blog, Inspirasi Islami
Jangan Membaca Al-qur’an Dengan Niat Berikut Ini 30 November 2021