Hukum Memakai Kutek Yang Perlu Diketahui

2 August 2021

Perempuan biasanya suka merias diri mulai dari tubuh, wajah hingga bagian lebih kecil seperti kuku. Hal ini memang lumrah, pun dalam agama Islam juga tidak terdapat larangan. Meski tentu saja hukum memakai kutek atau menghias kuku ini harus sesuai dengan syariat. Ada sebuah dalil yang sering digunakan untuk merujuk perkara ini.

Dari Aisyah ra, Rasulullah SAW bertemu dengan seorang perempuan di balik tirai. Ketika itu, Rasulullah sempat berhenti sejenak sebelum menerima surat dari perempuan itu. Ia juga sempat bertanya apakah tangan itu adalah tangan perempuan atau laki-laki. Ketika dijawab bahwa itu adalah tangan perempuan, beliau bersabda,

“Seandainya tangan perempuan, niscaya dia akan menghiasi kukunya (mewarnai) dengan pacar.”

Ini menandakan bahwa bahkan sejak zaman Rasulullah SAW, penggunaan hiasan kuku seperti pacar atau kutek adalah diperbolehkan.

Begini hukum wudhunya wanita yang memakai kutek

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, hukum menghias kuku dengan kutek dalam agama Islam tidaklah dilarang. Meski harus tetap menyesuaikan dengan syariat yang ada. Salah satunya adalah tentang bagaimana hukum memakai kutek dan kaitannya dengan wudhu. Ada beberapa pendapat yang harus kamu ketahui.

  • Pendapat M Quraish Shihab

Dalam buku berjudul M. Quraish Shihab Menjawab 1001 soal Keislaman yang Patut Anda Ketahui, dijelaskan bahwa ulama berpendapat bahwa jika kutek atau pewarna kuku menghalangi air dari kuku maka wudhunya tidak sah.

  • Pendapat Syaikh Muhammad Khattab

Dalam buku Ad-Din al-Khalish, guru dari mantan Mantan Menteri Wakaf dan Urusan al-Azhar Mesir menyebutkan bahwa hukum berwudhu saat memakai kutek sama dengan hukum mengenakan cincin yang ketat dan tidak bisa dilalui air. Meski begitu, disarankan untuk memakai pewarna kuku yang tidak menghalangi air seperti pacar atau henna.

Bagaimana dengan kutek yang punya klaim bisa menyerap air wudhu?

Sebagai sebuah temuan yang baru, tentu saja kutek atau pewarna kuku yang memiliki klaim bisa menyerap air wudhu mengundang perdebatan. Ada yang memperbolehkan, ada juga yang masih ragu hingga tetap menganggap bahwa penggunaan kutek tersebut membuat wudhu menjadi tidak sah.

Sekarang ini sudah banyak sekali kutek dari berbagai merk yang diciptakan sebagai kutek wudhu friendly atau bisa menyerap air wudhu. Merk-merk tersebut mengklaim bahwa kutek mereka bisa digunakan untuk sholat. Bahkan ada juga yang telah mendapatkan label halal, tentu setelah dilakukan banyak penelitian. Tapi benarkah bisa digunakan untuk ibadah?

Dalam buku Fiqih Wanita disebutkan bahwa cat kuku dengan bahan kimia permanen biasanya sulit dihilangkan. Karenanya bisa menghalangi jalan masuk air ke dalam kuit. Jika ingin menggunakan pewarna kuku sebaiknya pilih yang berbahan dasar dari tumbuhan saja.

BACA JUGA : Sholat Tanpa Wudhu, Memang Bisa?

Waktu terbaik untuk menggunakan kutek

Dalam ajaran Islam perempuan diperbolehkan memakai kutek meski ada batasan dan juga aturan. Meski begitu, ada waktu terbaik yang bisa seorang perempuan pilih untuk menggunakan kutek. Waktu tersebut adalah saat haid dan nifas. Mengapa? Sebab pada waktu-waktu tersebut perempuan tersebut tidak dalam keadaan yang mewajibkan untuk melakukan sholat.

Terlebih jika kamu masih merasa ragu dengan pendapat-pendapat yang ada, lebih baik jika kamu menempuh jalan aman yaitu dengan tidak melakukannya. Dengan begitu, kamu tidak akan takut menanggung dosa karena melakukan hal yang kamu ragu hukumnya.

Sempurnakan ibadah dengan fitur islami di aplikasi Maqmur. Download sekarang juga!

Itu dia sedikit bahasan mengenai hukum memakai kutek menurut Islam. Semoga bisa mencerahkan dan memberi inspirasi serta pengetahuan baru untukmu.

Baca Juga Artikel Terbaru Kami

Blog, Inspirasi Islami
Amalan Sunnah Hari Jumat Oleh Nabi Muhammad 15 September 2021
Blog, Inspirasi Islami
Baca Doa Dan Dzikir Ini Setelah Shalat Fardhu 14 September 2021
Blog, Inspirasi Islami
Doa Untuk Anak, Dapat Dibaca Setelah Shalat 13 September 2021