Hukum Cukur Rambut Bayi Dalam Islam

4 September 2021

Assalamualaikum Brother and Sister Maqmur,

Datangnya anak dalam sebuah keluarga sering disambut dengan sukacita. Ini terbukti dengan adanya serangkaian acara syukur yang biasanya dilakukan. Salah satunya adalah cukur rambut bayi pada beberapa waktu setelah dilahirkan.

Bagaimana ya hukum cukur rambut bayi dalam Islam? Simak untuk ketahui lebih lanjut.

Hukuim Sunnah Muakkad Untuk Cukur Rambut Bayi

Tahukah kamu bahwa ada sebuah hadits yang menyebutkan tentang hukum mencukur rambut bayi?

Hadits ini berbunyi:

Setiap anak ada aqiqahnya, sembelihlah aqiqah untuknya dan buanglah kotoran darinya,

HR. Bukhari

Dalam hal ini, kotoran yang dimaksud adalah yang terdapat di rambut bayi. Sebagaimana dikatakan oleh Ibnu Abdil Bar,

Buang kotoran dari bayi adalah mencukur rambutnya

Al-Istidzkar, 5/315

Oleh karena itu, dengan bekal hadits di atas maka dapat dikatakan bahwa mencukur rambut bayi hukumnya sunnah muakkad, tidak wajib namun sangat dianjurkan.

Waktu yang Dianjurkan Untuk Mencukur Rambut Bayi

Selain tentang hukum mencukur rambut bayi, terdapat juga dalil yang menyebut tentang waktu pelaksanaannya. Dikatakan bahwa

Seorang anak yang baru lahir tergadai dengan aqiqahnya, disembelih darinya (kambing) pada hari ketujuh kelahirannya. Dicukur rambutnya dan diberi nama.

HR An-Nasa’I, Abu Dawud, dan At-Tirmidzi

Dengan bekal anjuran tersebut, aqiqah serta mencukur rambut bayi disarankan dilaksanakan pada hari ketujuh setelah kelahirannya. Meski begitu, waktu ini adalah anjuran dan tidak bersifat memaksa. Jika keadaan tidak memungkinkan, terutama untuk aqiqah, orang tua bisa melaksanakan ketika dirasa mampu secara finansial atau faktor lainnya.

BACA JUGA: Bagaimana Hukum Menggendong Anak Saat Sholat?

Doa Saat Mencukur Rambut Bayi

Adapun doa yang bisa diucapkan oleh orang tua ketika mencukur rambut bayinya yaitu :

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ الْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ  أَللهم نُوْرُ السَّمَاوَاتِ وَنُوْرُالشَّمْسِ وَالْقَمَرِ اللهم سِرُّ اللهِ نُوْرُ النُّبُوَّةِ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهِ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَالْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

Bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulillhi robbil ‘alamin. Allahumma nurus samawati wa nurusy syamsyi wal qamari. Allahumma sirrullahi nurun nubuwwati rosulullahi shollallahu ‘alaihi wa sallama wal hamdu lillahi robbil ‘alamina.

Arti:

Dengan menyebut asma Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Ya Allah, cahaya langit, matahari dan rembulan. Ya Allah, rahasia Allah, cahaya kenabian, Rasululullah Saw, dan segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.

Tata Cara Cukur Rambut Bayi Dalam Islam

Dalam mencukur rambut bayi ternyata ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Orang tua tidak diperkenankan melakukan Al-Qa’zu. Apakah itu?

Al-Qa’zu adalah mencukur sebagian rambut dan membiarkan sebagian lainnya. Selain itu, yang bisa termasuk di dalamnya adalah:

  • Mencukur rambut hanya di bagian tengah dan membiarkan sisi kanan dan kiri
  • Mencukur rambut hanya bagian depan dan membiarkan sisi belakang
  • Mencukur rambut tidak beraturan atau secara acak
Sempurnakan ibadah dengan fitur islami di aplikasi MAQMUR. Download segera!

Mencukur rambut bayi biasanya memang dilakukan bersamaan dengan aqiqah. Namun jika orang tua belum mampu melaksanakan aqiqah, maka tidak menjadi masalah jika ingin mencukur rambut bayi saja. Selain itu, ada juga tata cara cukur rambut bayi dalam islam yang mesti diperhatikan agar prosesi terlaksana sesuai dengan aturan.

Baca Juga Artikel Terbaru Kami

Blog, Inspirasi Islami
Amalan Sunnah Hari Jumat Oleh Nabi Muhammad 15 September 2021
Blog, Inspirasi Islami
Baca Doa Dan Dzikir Ini Setelah Shalat Fardhu 14 September 2021
Blog, Inspirasi Islami
Doa Untuk Anak, Dapat Dibaca Setelah Shalat 13 September 2021