Fitnah Dalam Islam, Ketahui Hadits Dan Dalilnya

12 June 2021

Di zaman dengan teknologi yang semakin canggih seperti sekarang ini, kita harus bijak dan pintar dalam memilih serta mempercayai berita yang kita dengar maupun baca. Sebab ada saja pihak yang mungkin menyebarkan berita bohong demi kepentingan tertentu. Padahal, perbuatan ini jelas bukanlah yang baik untuk dilakukan. Bahkan, hal ini, yang sering kita sebut dengan fitnah, adalah hal yang dilarang oleh Allah SWT. Bagaimana fitnah dalam Islam?

Dalam surat Al Hujurat ayat 6, Allah berfirman “Hai orang-orang yang beriman, jika datang orang fasik membawa berita maka periksa berita tersebut dengan teliti agar tidak menyebabkan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang nantinya akan menyebabkan kamu menyesal atas perbuatan tersebut” 

Berjalan bersama MAQMUR, menuju hijrah finansial. Hadir juga dengan jadwal sholat paling akurat dan alquran digital

Hadits mengenai fitnah dalam Islam

Mengenai fitnah, ternyata banyak hadits dan dalil yang menjelaskannya. Mari kita selami satu per satu agar senantiasa bisa menjaga diri dan terhindar dari perbuatan fitnah.

  • Bahayanya fitnah lebih dari pembunuhan

Dan bunuhlah mereka di mana saja kamu jumpai mereka, dan usirlah mereka dari tempat mereka telah mengusir kamu (Mekah); dan fitnah itu lebih besar bahayanya dari pembunuhan, dan janganlah kamu memerangi mereka di Masjidil Haram, kecuali jika mereka memerangi kamu di tempat itu. Jika mereka memerangi kamu (di tempat itu), maka bunuhlah mereka. Demikanlah balasan bagi orang-orang kafir.

  • Suka memfitnah, jauh dari surga

Rasulullah SAW bertanya kepada sahabat “siapakah orang yang bangkrut?” lalu mereka berkata “orang yang tidak memiliki kekayaan”. Kemudian Rasulullah SAW berkata “Bukan itu, orang yang bangkrut adalah orang yang tidak mempunyai amal ibadah.” Lalu sahabat bertanya kembali “Bahkan ketika orang tersebut mengerjakan shalat dan puasa?” “Bahkan ketika dia shalat dan puasa karena perbuatan baiknya akan diberikan kepada orang yang terzalimi, dia ghibah dan juga fitnah bahkan perbuatan buruk orang yang di fitnah dan di tindas akan diberikan kepada orang yang memfitnahnya.”

Perbedaan makna fitnah yang kamu ketahui dan menurut al-quran

Diambil dari Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata fitnah memiliki makna perkataan bohong atau tanpa berdasarkan kebenaran yang disebarkan dengan maksud menjelekkan orang (seperti nama baik, merugikan kehormatan orang). Fitnah merupakan perbuatan yang tidak terpuji. Lantas, apakah berbeda dengan makna yang ada dalam alquran?

Seorang ulama tafsir terkemuka memaknai fitnah sebagai perbuatan syirik. Syirik dosanya lebih besar daripada pembunuhan. Imam Ath-Thabari juga menjelaskan bahwa fitnah berasal dari al-ibtila dan al-iktibar yang berarti ujian atau cobaan. Lalu bagaimana mengaitkan fitnah yang berarti ujian atau cobaan dengan perbuatan syirik? Coba baca ayat berikut ini.

“Menguji seorang mukmin dalam agamanya sampai ia berbuat syirik pada Allah setelah sebelumnya berislam, itu lebih besar dosanya daripada memberikan bahaya dengan membunuhnya sedangkan tetap terus berada dalam agamanya.”

Lalu riwayat Muhammad bin Amr juga menyebutkan bahwa “Membuat seorang mukmin kembali menyembah berhala (murtad) lebih dahsyat bahayanya dibanding dengan membunuhnya.” Kemudian, Qatadah mengatakan “Syirik lebih dahsyat dari pembunuhan.”

Ibnu Zaid menyimpulkan bahwa fitnah pada ayat-ayat tersebut adalah fitnah kekafiran atau membuat seseorang menjadi kafir. Yang mana itu adalah perbuatan syirik. Jadi, berbuat atau membuat seseorang menjadi syirik dosanya lebih besar daripada membunuhnya.

Doa agar terhindar dari fitnah

Untuk menghindarkan diri dari perbuatan yang tidak disukai oleh Allah, kamu bisa meminta pertolongan dariNya. Salah satu caranya adalah dengan membaca doa daris Surat Al Mumtahanah yang berbunyi :

” Robbanaa laa taj’alnaa fitnatalladzina kafaruu waghfirlanaa, robbanaa innaka antal ‘aziizul hakim.”

Artinya : “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan kami, orang-orang beriman, menjadi sasaran fitnah bagi orang-orang kafir, karena keluguan kami. Dan ampunilah kami, seluruh dosa dan kekhilafan kami agar jiwa kami bersih, aib kami tertutup, dan hidup kami bahagia. Ya Tuhan kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Mahaperkasa, menyadarkan dan mengubah jalan hidup orang-orang berdosa; Maha bijaksana, menghadapi perilaku hamba yang lalai.