Berdoa Dengan Menghadap Keatas, Apakah Sesuai Ajaran Islam?

22 November 2021

Assalamualaikum Sahabat Maqmur,

Berdoa merupakan salah satu amalan yang dapat membuat seorang umat makin dekat dengan Sang Pencipta, Allah SWT. Biasanya, berdoa dilakukan seusai shalat dalam posisi duduk dengan menengadahkan tangan. Sesekali wajah tertunduk, namun seringkali ada juga yang menghadapkan kepalanya keatas. Namun, benarkan kalau sedang berdoa sebenarnya kita tidak boleh terpaku menghadap keatas?

Dari Republika, Dosen senior dan sarjana Islam di Institut Islam Toronto, Kanada, Syekh Ahmad Kutty menyebutkan bahwa sebaiknya kita tidak menghadap kearah tertentu ketika berdoa. Sebab dengan begitu, seolah-olah Allah hanya berada pada arah tersebut saja. Bahkan mengenai hal ini juga dilarang oleh Rasulullah loh. Namun jika dilakukan secara tidak sengaja, maka Allah akan memberikan maaf dan tidak meminta pertanggungjawaban di hari akhir.

Ingat, Allah Maha Pengampun seperti yang tertuliskan dalam firmannya di surat At-Taubah ayat 104:

Tidakkah mereka mengetahui bahwa Allah menerima tobat hamba-hamba-Nya dan menerima zakat(nya), dan bahwa Allah Mahapenerima Taubat, Mahapenyayang?

Meski begitu, ada sebuah hadits riwayat yang menyebut bahwa berdoa bisa dilakukan dengan menghadap ke langit. Riwayat tersebut berbunyi,

Rasulullah SAW tidak keluar dari rumahku sama sekali. Kecuali ia mengarahkan pandangannya ke langit seraya berdoa, ‘Allahumma inni a’udzubika an udhilla au udhalla. Au uzilla au uzala. Au ajhala au yujhala alayya. Au udzlima au udzlama.’ (Ya Allah, aku berlindung kepadamu dari berbuat sesat atau disesatkan, dari tergelincir atau digelincirkan, dari kebodohan atau dibodohi, dari berbuat dzalim atau didzalimi).

Maimunah ra

Selain itu, ada pula riwayat yang menguatkan yang diriwayatkan An Nasai, dari Uqbah bin Amir Al Juhani ra:

Umar bin Khattab RA pernah berkata kepadaku bahwa Rasulullah SAW bersabda, ” Siapa yang berwudhu, maka hendaknya memperbaiki wudhunya. Lalu mengarahkan pandangannya ke langit dan berkata, ‘Asyhadu an la ilaha illallah. Wahdahu la syarikalahu. Wa asyhadu anna muhammadan abduhu warasuluhu,’

Adab Dalam Berdoa

Selain memikirkan tentang bagaimana cara menghadap yang benar ketika berdoa, tak ada salahnya jika kamu juga mengetahui tentang adab dalam berdoa. Adapun adabnya sebagai berikut:

Memulai Dengan Pujian Kepada Allah SWT

Berdoa hakikatnya adalah membuat permintaan kepada Allah. Sudah sepatutnya jika kita mulai dengan memberi pujian padaNya.

Dilakukan Di Waktu Mustajab

Adapun waktu-waktu mustajab untuk berdoa adalah sepertiga terakhir malam, saat berpuasa, di hari Jumat dan juga hari Arafah.

Menghadap Arah Kiblat

Seperti yang dicontohkan oleh Rasulullah, beliau selalu menghadap kiblat ketika berdoa.

Lakukan Dengan Suara Yang Lembut

Dalam firmannya Allah menyebutkan agar umatnya berdoa tidak berdoa dengan mengeraskan suara. Karena itu, berdoalah dengan rendah diri dan suara yang lembut.

Merasa Takut Dan Penuh Harap

Rasa takut yang dimaksud sebaiknya membuat seorang umat menjadi rendah diri terutama ketika meminta sesuatu lewat doa.

Yakin Kepada Allah

Hanya pada Allah kita dapat berdoa, karena itu harus merasa yakin bahwa doa yang kita panjatkan akan dikabulkan atau diberikan sesuai dengan keputusan Allah.

Dilakukan Dengan Sungguh-sungguh

Salah satu bentuk kesungguhan seorang umat adalah dengan selalu berdoa dengan rajin tak tak putus asa. Ini adalah wujud usaha seorang dalam mendapatkan apa yang diharapkan.

Menjauhi Hal Yang Haram

Jika tak ingin berdoamu menjadi sia-sia, maka kamu mesti menghindari apa yang menjadi penghalang sebuah doa yaitu harta dan makanan yang haram.

Nah itu lah beberapa adab dalam berdoa yang ada dalam Islam. Yuk mulai lakukan ini sekarang agar doa-doa kalian didengar oleh Allah SWT.

Jangan lupa untuk mengunduh aplikasi Maqmur ya sahabat, ada beberapa fitur yang bisa membantu kamu dalam beribadah seperti Pengingat Shalat, Penunjuk Arah Kiblat, Al-qur’an Digital, Jurnal Ibadah, dan Zakat. Download sekarang juga di Google Play!