Bagaimana Hukum Menggendong Anak Saat Sholat?

27 August 2021

Mengajarkan si kecil tentang ibadah sholat sebaiknya memang diajarkan sejak dini. Kamu bisa mengajak mereka untuk ikut sholat baik saat di rumah maupun berjamaah di masjid. Namun, tentu ada saja tingkah lucu dan tak terduga mereka seperti tiba-tiba minta digendong. Seperti apa ya hukum menggendong anak saat sholat?

Ternyata ada loh pembahasan tentang hukum menggendong anak saat sholat. Apakah sholat jadi batal karena tidak khusyu atau sebab melakukan gerakan yang bukan bagian dari rukun sholat? Simak selengkapnya berikut ini.

Hadits tentang menggendong anak saat sholat

Tahukah kamu bahwa Rasulullah pernah menggendong Umamah binti Zainab yang merupakan cucunya? Ini dikisahkan dalam sebuah riwayat hadits yang berbunyi :

Dari Abu Qatadah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Rasulullah SAW pernah shalat sambil menggendong Umamah binti Zainab. Jika beliau sujud, beliau meletakkannya dan jika beliau berdiri, beliau menggendongnya.” (Muttafaqun ‘alaih. Dalam riwayat Muslim, “Sedang beliau mengimami orang-orang di masjid.”) [HR. Bukhari, no. 516 dan Muslim, no. 543]

Temukan fitur islami terlengkap di aplikasi MAQMUR. Download disini!

Dari hadits ini kita dapat memahami bahwa Rasulullah tetap melakukan sholatnya meski sedang menggendong cucunya. Kemudiah, hadits ini diartikan juga sebagai berikut:

Menggendong anak ketika sholat tidak membuat sholat yang ditunaikan menjadi batal. Hal ini berlaku pada sholat wajib ataupun sunnah serta jika sholatnya dilakukan secara sendiri atau berjamaah sebagai imam.

Mengenai batasan gerakan selain rukun sholat

Sebagai umat Islam tentu tahu dong bahwa ada aturan dalam bergerak yang di luar rukun sholat. Lantas bagaimana ya jika gerakan tersebut adalah menggendong anak? Mari kita jawab dengan membaca pengetahuan tentang bergerak di luar rukun sholat berikut ini:

  • Sebagian ulama memberi batasan sebanyak 3 gerakan meski pendapat ini tidak terlalu kuat karena butuh dalil khusus.
  • Dalam sholat terdapat tiga gerakan; 1) Gerakan yang diperintahka, yaitu yang dilakukan demi sahnya sholat, 2) gerakan yang dilarang, yaitu gerakan yang dilakukan tanpa hajat, berturut-turut dan sering, 3) gerakan mubah, gerakan dengan jumlah sedikit karena ada hajat seperti menggendong anak.

Meski menggendong anak saat sholat diperbolehkan, namun tetap harus memperhatikan beberapa syarat seperti anak harus dalam keadaan suci, tidak mengompol atau memakai baju, popok atau sandal yang najis. Hal ini seperti kisah Nabi Muhammad SAW yang saat sholat melepaskan sandalnya. Ini kemudian diikuti oleh para sahabat. Nabi SAW lantas memberitahu bahwa sebelumnya ia diberitahu oleh Malaikat Jibril bahwa sandalnya najis.

Pendapat lain tentang sholat sambil menggendong anak

Dari kisah Rasul yang menggendong cucunya ketika sholat, para ulama kemudian memperbolehkan jika sholat kemudian sambil menggendong anak. Kisah yang tertuang dalam hadits tersebut kemudian dijadikan dalil bagi mazhab Syafii dan lainnya. Namun pada mazhab Maliki dikatakan bahwa menggendong anak ketika sholat ini diperbolehkan jika sholat yang ditunaikan adalah sunnah, bukan fardhu.

Meski begitu, ada yang menentang pendapat ini sebab dijelaskan bahwa saat itu Rasul dengan mengimami sholat yang berarti ibadah tersebut adalah sholat fardhu. Karenanya diputuskan bahwa hukum untuk menggendong anak dalam sholat hukumnya mubah atau boleh dan tidak menyalahi syariat.

BACA JUGA: Sholat Tanpa Wudhu, Memang Bisa?

Itu dia beragam informasi yang bisa cerna jika kamu mencari jawaban atas pertanyaan apakah diperbolehkan menggendong anak dalam sholat. Semoga dengan tulisan ini kamu tercerahkan dan mendapatkan pengetahuan baru.

Baca Juga Artikel Terbaru Kami

Blog, Inspirasi Islami
Amalan Sunnah Hari Jumat Oleh Nabi Muhammad 15 September 2021
Blog, Inspirasi Islami
Baca Doa Dan Dzikir Ini Setelah Shalat Fardhu 14 September 2021
Blog, Inspirasi Islami
Doa Untuk Anak, Dapat Dibaca Setelah Shalat 13 September 2021